LABUHA – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar membuat puluhan sopir dump truck resah. Rabu (16/2/2022) kemarin, para sopir mendatangi Kantor Pertamina Babang Kabupaten Halmahera Selatan.
Mereka mempertanyakan penyebab terjadi kelangkaan BBM di SPBU Labuha. Sebab, kelangkaan BBM di SPBU Labuha sejak Jumat 11 Februari 2022 sampai kini belum juga normal.
Akibatnya, angkutan material batu dan pasir untuk melayani masyarakat pun terhambat. “BBM jenis solar yang langka hanya di SPBU Labuha saja. Sedangkan, di pertasop yang ada di Babang Desa Sayoang dan Labuha bisa masuk, kenapa di SPBU Labuha tidak ada stok solar,” ungkap Kahar, salah satu sopir truk, kemarin.
Kabarnya, kelangkaan BBM jenis solar ini disebabkan karena kerusakan alat atau dispenser di SPBU Labuha. Kahar menyayangkan, kerusakan alat tersebut tidak disampaikan oleh petugas SPBU Labuha kepada mereka. “Kenapa tidak pernah sampaikan ke kami (sopir-red), sehingga kami bisa cari ke tempat lain,” cetusnya.
Kepala Pertamina Babang Yakub Rumpa dihadapan sopir dump truck beralasan, kekosongan Solar di SPBU Labuha dikarenakan ada kerusakan dispenser sehingga stok BBM jenis solar belum bisa masuk. “Apabila sudah diperbaiki, maka kami akan suplay kembali BBM jenis solar tersebut ke SPBU Labuha,” janjinya
Sementara itu, Direktur PT Babang Raya Ade Soleman mengatakan, BBM habis maka pihaknya tidak ada penjualan. ”Stok minyak habis, jadi kami tidak melayani,” ujarnya. (Nan)

