Perhatian Khusus Pengembangan Padi Sawah di Desa Aha

Bupati Benny Laos bersama Istri menghadiri kegiatan panen perdana padi sawah tahun 2022 di Desa Aha

DARUBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai sejak 2018, bekerja sama dengan M-Tani, konsultan atau manajemen usaha bidang pertanian untuk penyediaan benih dan obat-obatan untuk petani Morotai.

Sebelumnya, Pemkab Morotai juga bekerja sama dengan IPB University, untuk penyediaan benih varietas unggulan serta pendampingan. Namun demi kemandirian petani berdikari, perlahan pendampingan dikurangi.

Seperti halnya di desa Aha, Kecamatan Morotai Selatan. Di atas lahan sawah seluas sekitar 210 hektar, rata-rata menghasilkan petani mampu mencapai 6 sampai 8 ton gabah kering sekali panen.

Namun penghasil ini tak lepas dari perhatian Pemkab Morotai dengan menyediakan subsidi benih, pupuk dan pestisida serta sarana produksi pertanian lainnya.

Dalam kegiatan panen padi di desa Aha, pada 23 Februari 2022 kemarin, Bupati Pulau Morotai Benny Laos, mengakui jika desa Aha merupakan salah satu lokomotif penggerak produksi padi di Morotai.

Benny juga mengaku, setelah berdiskusi dengan para petani Aha, ada sejumlah kebutuhan yang harus dipenuhi untuk intensifikasi lahan. Baginya, suara petani menunjukkan kemampuan memanfaatkan potensi lahan yang tersedia. Sebab adanya subsidi membuat petani tidak lagi terbebani dengan ongkos produksi.

“Saya langsung memerintahkan pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk melakukan extensifikasi, membuka lahan yang belum pernah dimanfaatkan dan menormalisasi irigasi,” ungkap Benny dikonfirmasi wartawan.

Orang nomor satu di Pulau Morotai ini juga mengatakan, bersamaan dengan itu jalan sentra produksi juga akan ditingkatkan (hotmix). Serta memperbaiki jalan tani untuk lahan aktif yang terpaksa ditinggalkan karena akses yang termakan usia.

Selain itu Benny juga pamitan terhadap masyarakat desa Aha, mengingat masa jabatannya tinggal beberapa bulan lagi. Nemun Benny berjanji bakal membantu berlanjutnya kebijakan pertanian di Morotai salah satunya di desa Aha.

“Mungkin ini adalah pertemuan terakhir saya (sebagai Bupati) dengan petani Aha. Namun, saya akan berusaha membantu keberlanjutan kebijakan pertanian di desa itu. Mengapa tidak, desa ini adalah pelopor, penggerak pertanian padi yang tak pernah mati,” tutup Benny. (fay)