Gunakan RDT, Dua Warga Positif Covid-19

ilustrasi

TERNATE – Sebanyak 1.780 Rapid Diagnostic Test (RDT) telah dibagikan ke 10 Kabupaten Kota yang ada di Maluku Utara (Malut).

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Malut, dr. Rosita Alkatiri dalam press conference mengatakan, hingga sabtu (4/4) sore,  daerah yang telah melakukan RDT adalah Kota Ternate, Halmahera Barat dan Kota Tidore Kepulauan,  dengan hasil 2 positif. Dimana hasil dari pemeriksaan RDT hanya merupakan skrining awal. “Untuk hasil positif ini bukan merupakan kesimpulan positif covid-19, namun dengan hasil RDT tersebut akan dilakukan pemeriksaan lanjutan PCR untuk menegakkan diagnose covid-19.

Diketahui metode pemeriksaan paling akurat adalah pemeriksaan menggunakan PCR, yakni pemeriksaan spesimen dari swab tenggorokan dan mulut, untuk mengetahui DNA virus dalam tubuh. Pemeriksaan ini memerlukan reagen khusus pendeteksi virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19, serta harus dilakukan dengan peralatan khusus dan oleh tenaga medis berpengalaman. Ada beberapa metode pemeriksaan COVID-19 dibedakan dalam hal tingkat akurasi. Paling akurat, sebagaimana disepakati para ahli patologi klinik, memang Polymerase Chain Reaction (PCR). Tingkat keakuratan lebih rendah, ada metode pemeriksaan kultur darah (atau pembiakan mikroorganisme) untuk mendeteksi adanya bakteri, jamur, parasit, atau virus di dalam darah.

Ada dua metode dengan akurasi lebih rendah, yakni pemeriksaan antigen (zat perangsang pembentukan antibodi), dan pemeriksaan antibodi itu sendiri, zat pemusnah bakteri atau virus dalam darah. Kedua metode itu yang bisa dipilih untuk rapid test (tes cepat). Untuk rapid test yang beredar, tampaknya rapid test untuk deteksi antibodi, pemeriksaan paling rendah.

Keunggulan rapid test antibodi memang sangat mudah. Cukup dengan mengetes sampel darah pasien. Sangat berbeda dengan PCR maupun antigen dari swab tenggorokan dan mulut. Sebelumnya setelah sekian lama menunggu, akhirnya hasil specimen pasien 01 Covid-19 di wilayah Provinsi Maluku Utara (Malut) akhirnya dinyatakan negative, namun hasil itu tidak serta merta pasien 01 meninggalkan ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoiri Ternate.

dr. Rosita Alkatiri menyebutkan, setelah diterima hasil specimen kedua pasien 01 Covid-19 yang dinyatakan negatif, tim kembali mengirimkan specimen untuk ke-3 kali guna menentukan hasil akhir pasein covid-01. “Kami sudah menerima hasil laboratorium pemeriksaan ulang pasien 01 dan hasilnya alhamdulillah negatif,” ungkapnya.

Ia mengatakan, setelah dinyatakan negatif dalam pemeriksaan kedua tersebut, tim kembali mengirimkan specimen pasien 01 ke Jakarta untuk menentukan hasil akhir. Mengingat pasien Covid-19 bisa dinyatakan sembuh, apabila sudah menjalani atau memiliki hasil pemeriksaan swab Polymerase Chain Reaction (PCR) sebanyak 2 kali. “Alhamdulillah hasil kedua sudah kita pegang dan tinggal menunggu hasil pemeriksaan ke tiga,” katanya. Jika hasil ke-3 pasien 01 insya Allah dinyatakan negatif lagi, maka pasien 01 akan kembali melakukan kegiatan kesehariannya secara normal kembali. “Hasil specimen sudah kita kirimkan dan kita tinggal menunggu hasilnya,” jelasnya.

Diketahui hingga sabtu (4/4) jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) di Malut tercatat sebanyak 75 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebenyak 333 orang dan 6 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta 1 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dua pasien PDP asal Halmahera Utara dan Halmahera Barat sudah memiliki hasil pemeriksaan Laboratorium dari Jakarta. Keduanya negatif atau tidak terinfeksi corona sehingga dipulangkan. Sedangkan kasus positif 01 Malut hasil swab testnya juga sudah keluar dan hasilnya negative, namun  sesuai protocol kesehatan, positif 01 masih di test sekali lagi dan jika negatif hasilnya maka akan dinyatakan sembuh.

Total tersisa lima yang menunggu hasil testnya keluar, tadi malam (3/4) ada tambahan satu PDP lagi, maka yang tersisa di RSUD saat ini adalah enam PDP.(tim)

Berikan Komentar pada "Gunakan RDT, Dua Warga Positif Covid-19"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*