Besok Nasib Calon Kepsek Kota Ternate Ditentukan

Ketua Pansel Jusuf Sunya Saat Memantau Tes CAT
Ketua Pansel Jusuf Sunya Saat Memantau Tes CAT

TERNATE– Seleksi kepala sekolah pada 15 SMP di Kota Ternate telah memasuki tahapan terakhir, yakni pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT). Dimana 29 peserta yang dinyatakan lulus dan mengikuti tes CAT dan dipusatkan di Kantor UPT BKN Ternate pada Kamis (7/4/2022).

Untuk menentukan peserta yang lulus dari seluruh tahapan seleksi maka pada Jumat (8/4/2022) besok Pansel Kepsek mengagendakan pelaksanaan pleno, dari hasil pleno itu yang nantinya disampaikan ke Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman untuk diputuskan siapa yang terpilih menjabat kepala sekolah di 15 SMP tersebut.

Ketua Pansel Jusuf Sunya mengatakan, pansel sendiri menjadwalkan pada Jumat besok digelar pleno. “Besok baru pansel melakukan pleno, jadi belum bisa di ketahui siapa yang lulus dan tidak nanti pleno baru diketahui dan akan diumumkan,” tegasnya Kamis tadi.

Hal senada disampaikan Sekretaris Pansel Muslim Gani. Dia mengatakan, dengan dilaksanakan tes CAT ini maka seluruh tahapan seleksi kepala sekolah sudah selesai. Tinggal dirangkum hasil tes tersebut mulai dari rekam jejak, penulisan makalah, wawancara dan tes CAT dipleno oleh pansel.

“Dari hasil pleno nanti baru dilihat siapa yang gugur dan lulus dalam seleksi kepala sekolah,” katanya.

Dia sendiri berharap, agar para kepala sekolah hasil seleksi ini secepatnya dilantik, karena seluruh tahapan itu sudah selesai maka pansel menjadwalkan pleno seleksi 15 kepala SMP Negeri di Kota Ternate ini dilakukan pada Jumat (8/4/2022) besok.

“Untuk hasil tes CAT tadi sudah diketahui, tapi dia bukan berarti satu-satunya penentu untuk lulus atau tidak, sebab ada penulisan makalah, kemudian wawancara dan rekam jejak. Hasilnya secara keseluruhan yang direkap baru diputuskan. Jadi nilainya dibawah batas belum tentu dia tidak lulus karena masih ada nilai yang lain,” tandasnya.

Sebab kata dia, standar nilai kelulusan peserta sendiri baru akan di sepakati melalui pleno, dimana bisa jadi peserta yang lulus diatas jumlah sekolah ataupun dibawah jumlah sekolah yang dibuka seleksi.

“Nanti pansel menentukan berdasarkan hasil tes, mereka yang lulus itu akan diserahkan pansel ke PPK dalam hal ini Wali Kota,” ungkapnya.

Menurutnya, selain hasil tes dalam seleksi, namun hasil hasil evaluasi kinerja selama setahun terakhir juga jadi pertimbangan untuk diajukan ke Wali Kota.

“Sebab hasil seleksi karena kompetensi yang dilihat, kemudian kekurangan sekolah dari sisi mana berdasarkan hasil evaluasi itu rasional,” tegasnya.(cim)