JAILOLO – Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Halmahera Barat menjadi sasaran sejumlah oknum kontraktor. Sejumlah kontraktor itu naik pitam lantaran diduga ULP membatalkan lima proyek secara sepihak. Padahal, mereka menjadi pemenang tender kelima proyek tersebut.
Amatan Fajar Malut. sejumlah kontraktor mendatangi kantor, Senin (9/5/2022) kemarin mendatangi kantor di kantor Bupati langsung menuju ke ruangan ULP membanting meja serta kursi hingga patah.
Tak hanya itu, Ketua Pokja ULP juga nyaris menjadi amukan para kontraktor. Beruntung langsung dilerasi oleh Satpol PP. “Kami telah mengikuti proses tender, bahkan informasi yang sudah kami dengar bahwa proses tendernya sudah dinyatakan bintang pada saat evaluasi. Artinya bahwa tim Pokja sudah menyatakan kami menang,” ungkap Lon Abdul Gafur, salah satu kontraktor saat dikonfirmasi wartawan.
Ia bilang, pihak ULP diduga membatalkan pemenang tender dan mengakomodir pihak yang kalah. Padahal pihak yang kalah tender tidak membawa berkas asli perusahaan, dan direkturnya pun tidak hadir saat proses lelang. “Bukan persoalan dapat proyek atau tidak, namun setiap proses harus sesuai mekanismenya,” tandasnya.
Berdasarkan Data yang dihimpun, lima paket proyek dengan nilai sekitar Rp 9 miliar berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang telah dimenangkan CV. Bintang Sintesa dan CV. Segitiga Emas.
Menurutnya ULP Halbar tidak berpihak pada kontraktor lokal. Karena itu, ia meminta agar proyek dibagi rata kepada kontraktor lokal. Apalagi, mereka, kata dia, telah mengikuti proses tender.
“Jadi kami kontraktor-kontraktor lokal merasa tidak puas. Saya mohon kepada Bupati dan Wakil Bupati agar mengambil sikap tegas supaya hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi,” pintanya.
Ia juga mengaku, pihaknya sudah menemui Wakil Bupati Djufri Muhammad, dan Wakil Bupati langsung memerintahkan Kabag ULP agar mengambil sikap tegas sesuai aturan yang berlaku.
“Kinerja ULP saat ini sangat buruk, jadi kami kepada Bupati dan Wakil Bupati Halbar agar segera evaluasi mereka, termasuk Kepala ULP,” harapnya tegas. (ais)

