TERNATE- Pada Kamis (19/5/2022) Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Menteri I Gusti Ayu Bintang Darmawati juga dikenal sebagai Bintang Puspayoga melakukan penandatanganan prasasti pusat informasi sahabat anak (PISA), yang terletak di kelurahan Takome Kecamatan Ternate Barat Kota Ternate, disela-sela kunjungannya ke Maluku Utara.
Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dalam sambutannya mengatakan, Kota Ternate, yang dikenal sebagai pulau rempah/ spice island dan berada di bawah kaki gunung api Gamalama dengan 8 Kecamatan dan 78 Kelurahan, dan sejauh ini pencapaian Kota Ternate dengan fokus
dan komitmen yang tinggi untuk memberikan ruang yang seluas-
luasnya bagi anak-anak di Kota Ternate untuk terus tumbuh dan
berkembang.
“Dapat terlihat dari penghargaan Kota Layak Anak yang
telah diraih mulai dari tingkat pratama tahun 2017, tingkat madya tahun 2019 dan 2021). Untuk tahun ini dari hasil Penilaian Mandiri yang
telah diverifikasi oleh tim penilai dari Kementerian PPPA RI, Kota
Ternate berada pada nilai 721 yang sudah masuk pada kategori Nindya,” katanya.
Wali Kota juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Menteri Bintang Puspayoga yang berkunjung ke Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) Falamadoto yang merupakan salah satu perpustakaan digital pertama di Provinsi Maluku Utara yang telah dilaunching pada tahun 2020 yang merupakan kerja kemitraan antara Pemkot Ternate, Mitsubihi Motors Corporation dan Wahana Visi Indonesia.
“Untuk saat ini Kota Ternate telah memiliki 4 PISA dan tahun ini akan kembali dilaunching 1 PISA lagi di Kecamatan Pulau Ternate, karena saya berkeinginan agar semua Kecamatan di Kota Ternate harus memiliki PISA dengan perpustakaan digital seperti ini,” sebutnya, sembari berharap kedepannya ada perhatian dari Menteri sehingga Kota Ternate keciprat DAK dari Kementrian PPPA.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI I Menteri I Gusti Ayu Bintang Darmawati juga dikenal sebagai Bintang Puspayoga mengatakan, penandatangan prasasti PISA di kelurahan Takome ini sudah diagendakan sejak Oktober 2020 lalu dan baru bisa dilakukan tahun ini.
Pihaknya sendiri memberikan apresiasi ke Wali Kota dengan komitmen yang telah dibangun, sehingga bisa dimungkinkan Kota Ternate sebagai kota layak anak akan naik peringkat dari pratama, madya sampai pada nindya.
“Karena prestasi untuk menjadi kota layak anak itu ada lima cluster, kemudian 24 indikator, jadi kalau tidak punya komitmen yang kuat untuk memberikan pendampingan melalui regulasi, kebijakan dan penganggaran untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak predikat itu tidak mungkin di capai,” ungkapnya.
Menurut Menteri, dengan komitmen untuk memperhatikan PISA yang saat ini telah terwujud di 4 lokasi yang ada di Kota Ternate diharapkan kedepannya terus dikembangkan.
“Karena PISA ini menjadi tempat untuk memberikan informasi yang layak bagi anak,” tandasnya.
Menteri Bintang berjanji, akan mengecek alokasi DAK, karena di Kota Ternate pada tahun 2021 lalu mendapat alokasi DAK namun 2022 hilang.
“Nanti kita akan cek, karena di tahun 2022 selain indikator yang dulu ada penambahan berkaitan dengan fiscal, kalau daerahnya sudah kaya itu akan hilang dengan sendirinya karena tidak semua kabupaten/kota mendapatkan, sebab dari 514 kabupaten/kota kita baru gelontorkan di 216 kabupaten/kota dan 34 provinsi,” terangnya.(cim)

