Dinkes Malut Lambat Kirim Vaksin, Pencegahan Stunting di Kecamatan Lede Terkendala

Ketua TP PKK, Zahra Yolanda Aliong Mus saat menghadiri kegiatan Pencanangan BIAN di Puskesmas Lede

BOBONG – Target Pemerintah Kabupaten Pulau (Pemkab) Taliabu untuk melakukan pencegahan stunting di Kabupaten Pulau Taliabu saat ini terkendala ketersediaan vaksin di puskesmas. 

Kekosongan vaksin di Puskesmas Lede saat ini disebabkan  Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku Utara (Malut) terlambat mengirim vaksin.

Kondisi tersebut sangat berpengaruh pada target Pemkab Pulau Taliabu dalam hal mengejar sasaran target pencapaian pengurangan angka stunting di kecamatan dan desa.

Diketahui, vaksin yang tersedia hanya berkisar tiga puluhan yang telah digunakan untuk melakukan pemberian vaksin terhadap anak pada kegiatan pencanangan BIAN di puskesmas Lede, sebab jumlah anak yang akan di vaksin melebihi jumlah vaksin yang tersedia di Puskesmas.

Kondisi tersebut sangat berdampak terhadap target pencapaian vaksinasi terhadap anak di Puskesmas Lede.

menyayangkan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, Kuraisia Marasaoly yang menghadiri kegiatan stunting di kecamatan Lede bersama duta stunting SGO Kabupaten Pulau Taliabu, Zahra Yolanda Aliong Mus berharap kebutuhan vaksin pada tingkat Puskesmas segera terpenuhi.

“Untuk target kita stunting agak terkendala vaksin, karena vaksin di Puskesmas Lede hanya bisa memvaksin sekitar tiga puluh anak sebab kiriman vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi hingga saat ini belum tiba, insya Allah besok sudah tiba,” jelasnya.

Mensukseskan bulan imunisasi Nasional itu, didukung seluruh pemangku kepentingan publik di kecamatan Lede, hal itu ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama mensukseskan bulan imunisasi nasional di Kecamatan itu.

Dalam arahannya pada acara pencanangan BIAN di Kecamatan Lede, Duta Stunting SGO Ngka Kabupaten Pulau Taliabu, Zahra Yolanda Aliong Mus yang juga sebagai Bunda PAUD dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, mengajak seluruh pihak terutama para kepala sekolah TK/PAUD, maupun guru SD serta kepala desa dan para orang tua untuk mensukseskan kegiatan stunting dalam rangka pemenuhan kesehatan bagi anak.

“Mari sama-sama kita mendukung dan mensukseskan kegiatan stunting untuk mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan pemberian vaksin pada anak, sebab pencegahan stunting itu penting bagi daya tahan tubuh anak dan keterpenuhan kesehatan bagi anak-anak kita,” ajak istri Bupati Aliong Mus.

Ia juga berpesan kepada para guru, petugas Puskesmas serta anggota Tim Penggerak PKK di seluruh Kecamatan untuk berperan aktif dalam pencegahan stunting di kabupaten Pulau Taliabu.

“Tahun kemarin kita boleh mengalami penurunan angka pencegahan stunting karena adanya Covid 19, tapi tahun ini marilah bersama-sama kita cegah stunting, terutama bagi tim penggerak PKK dan para guru harus terlibat aktif untuk meningkatkan derajat kesehatan pada anak anak kita agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” tutupnya.

Dalam acara pencanangan BIAN di Puskesmas Lede, ditandai penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh pemangku kepentingan termasuk kepala desa maupun kepala pemerintahan kecamatan Lede, Alwan Lakoko, dan ketua TP PKK setempat. (bro)