Pemkot Ternate Dinilai Abaikan Kerusakan Fasilitas Publik

Kondisi Terkini Taman Nukila Ternate
Kondisi Terkini Taman Nukila Ternate

TERNATE– Sejumlah fasilitas publik yang ada di Kota Ternate yang rusak bahkan tidak terurus, ini membuktikan kalau Pemkot Ternate tidak punya perhatian serius dalam merawat dan menjaga fasilitas pada di ruang publik, yang dibangun dengan menggunakan APBD milyaran rupiah tersebut.

Pasalnya, sejumlah fasilitas seperti papan kemudian fasilitas dalam taman nukila yang rusak tidak diganti, selain itu air mancur dan kolam landmark juga tidak terurus bahkan air dalam kolam sampai kini tidak terisi, termasuk papan nama pantai falajawa. Kondisi ini karena Pemkot Ternate dinilai tidak punya perhatian, hal ini sampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate Anas U. Malik pada Kamis (26/5/2022) kemarin.

Anas mengatakan, perawatan ruang publik yang ada di Kota Ternate sudah tidak jadi perhatian dari Pemkot Ternate.

“Ada beberapa ruang publik yang butuh koordinasi OPD untuk dilakukan perawatan, meski sudah menjadi kewenangan DLH, tapi kelemahannya karena tidak ada keberpihakan anggaran. Bahkan, tenaga PTT untuk satgas kebersihan yang bertugas menjaga ruang publik, kemarin juga diberhentikan dengan alasan penganggaran,” jelasnya.

Untuk itu kata politisi Golkar ini, harus ada perhatian Pemkot Ternate melalui dukungan anggaran, dalam rangka perawatan ruang publik di Kota Ternate.

“Karena kalau ruang publik ini tidak di dukung dengan anggaran, untuk merawatnya. Padahal ruang publik ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk rekreasi, sehingga fasilitasnya harus jadi jadi perhatian agar warga merasa nyaman,” tandasnya.

Dia menegaskan, sejauh ini Pemkot Ternate tidak memberikan perhatian serius ke ruang publik, ini dapat dilihat dari alokasi anggaran ke DLH sebagai instansi teknis.

“Tapi yang terjadi pemerintah tidak serius, paramaternya atau indikatornya bisa dilihat dari keberpihakan anggaran. Ini menunjukan pemerintah tidak ada perhatian, untuk itu kedepan Komisi III mendorong dukungan penganggaran ke DLH untuk memperbaiki sarana yang sudah rusak, dan peningkatan kesejahteraan satgas kebersihan agar ruang publik bersih, ditambah fasilitas yang bagus sehingga masyarakat nyaman memanfaatkan ruang publik,” sebutnya.

Dia bahkan menyentil berkaitan dengan sejumlah problem pelayanan dasar di Kota Ternate, yang dari amatannya tidak ada itikad pemerintah untuk menyelesaikan itu.

“Mulai dari sampah, pendidikan, penataan ruang, belum lagi ditambah dengan kerusakan ruang publik yang tidak ada perhatian dari pemerintah. Mestinya, pemerintah harus punya perencanaan yang matang untuk menyelesaikan setiap permasalahan ini. Jangan sampai ada kesan di masyarakat kalau pemerintah tidak berbuat apa-apa,” tutupnya.(cim)