JAILOLO – Pelatih Tim PS Banau Muda Desa Tuada, Irwan Faruk, meminta Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), menarik kembali Wasit Fransiskus Torimtubun alias Ongen Saputra untuk tidak memimpin pertandingan Heramoi Cup pada edisi mendatang.
Keluhan Pelatih PS Banau Muda ini karena merasa dirugikan oleh wasit tersebut pada laga antara PS. Banau Muda berhadapan dengan PS. Tedeng di stadion Heramoi Desa Susupu Kecamatan Sahu. “Dalam pertandingan, kalah menang hal yang biasa, tapi yang saya inginkan adalah Objektif, Adil dan jujur diutamakan oleh seorang wasit, dan Saudara Fransiskus ini tidak layak untuk memimpin jalannya pertandingan,” ujar Irwan melalui rilis yang diterima fajar Malut, Kamis (26/05/2022).
Irwan yang juga Pengurus Askab PSSI Halbar ini mengatakan, Fransiskus telah membuat suatu pelanggaran yang merugikan Tim PS. Banau Muda pada saat pelanggaran yang dibuat oleh Tim lawannya tepat di garis penalti. “Semua penonton berteriak Handball, tapi Wasit tidak mengambil keputusan, padahal tepatnya di garis penalti lawan, ini yang disebut wasit berlisensi,” tanya Irwan.
Bukan cuma itu, Irwan juga mengatakan, ada sejumlah keberuntungan yang bakal diraih oleh tim PS. Banau Muda dalam laga tersebut, namun wasit tidak memberikan kesempatan itu dan memilih untuk mengabaikan pelanggaran tersebut.
Irwan berharap, kejadian tersebut menjadi suatu catatan penting untuk panitia dalam hal menetralisir kondisi yang terjadi dalam Turnamen Heramoi Cup, olehnya itu dia meminta agar Askap PSSI Halbar menarik kembali rekomendasi wasit atas nama Fransiskus Torimtubun untuk tidak lagi memimpin jalannya Turnamen Heramoi Cup.
“Fransiskus ini kan Pernah dipukul pada sebuah Turnamen Sepakbola di Desa Balisoan, pada Turnamen Bupati Cup Pulau Morotai juga pernah dipukul dalam lapangan karena tidak netral dalam memimpin sebuah pertandingan, orang begini merusak citra persepakbolaan dan juga nama baik Wasit,” cetusnya
Menurut Irwan, sejumlah kesalahan yang dilakukan oleh Fransiskus Torimtubun di laga pertandingan antara PS Banau Muda berhadapan dengan PS. Tedeng ini, PS. Banau Muda mengalami kekalahan dengan skor tipis 1-0 oleh Ps.Tedeng.
Pada laga tersebut, Irwan menjelaskan, tepatnya di menit terakhir, PS. Banau Muda mendapat peluang lewat Teja pemain nomor punggung 7, Sayangnya, Teja didorong oleh pemain belakang PS.Tedeng hingga terjatuh yang disaksikan oleh seluruh penonton dan masuk unsur pelanggaran, namun Wasit tidak mengambil keputusan, hal ini menurut Irwan tidak sesuai dengan asas Objektif, adil dan jujur.
“Sebagai pengurus Askab PSSI Halbar, saya ingin tegaskan, wasit seperti ini tidak boleh dipakai dalam sebuah pertandingan yang bergengsi, karena akan merusak citra wasit dan terlebih lagi nama baik Askab PSSI Halbar,” tegasnya.(ais)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

