BOBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu melebihi 9 Kabupaten/Kota lain di Maluku Utara (Malut) dalam capaian imunisasi Campak Rubella dan Imunisasi Daftar Lengkap (IDL) dengan angka fantastis 24,1 persen per tanggal 31 Mei 2022.
Hal itu berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait pencapaian imunisasi tambahan campak Rubella di Malut.
Data tersebut tertera Kabupaten Pulau Taliabu berada pada score tertinggi se Provinsi Malut dengan jumlah capaian imunisasi Rubella 24,1 persen dari jumlah 15.058 anak yang wajib imunisasi terhitung dari usia nol sampai 6 tahun.
Jika dibandingkan dengan 9 Kabupaten/Kota lain di Malut, tentu capaian imunisasi Rubella dan IDL di Pulau Taliabu jauh lebih unggul, sebab 9 Kabupaten/Kota lain di Malut masih berada pada angka dibawah 2 persen.
Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly mengatakan, capaian Imunisasi daftar lengkap dan imunisasi kejar IDL Kabupaten Pulau Taliabu saat ini unggul.
Hasil capaian tersebut kata dia merupakan hasil komitmen bersama yang terbangun melalui pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) serentak di seluruh Puskesmas yang tersebar di 8 Kecamatan Pulau Taliabu bersama ketua TP PKK Zahra Yolanda Aliong Mus.
“Untuk hasil sementara Taliabu masih di atas kabupaten lain, ini adalah bentuk dari komitmen bersama untuk mensukseskan kegiatan Bulan Imunisasi anak Nasional dan TP PKK selalu terdepan menjadi mitra dinas kesehatan,” bebernya jumat (02/06/2022) pagi.
Sesuai target, Kuraisia yakin dapat mencapai sasaran, untuk itu dirinya menyampaikan terima kasih kepada semua stakeholder yang berperan aktif dalam pelaksanaan bulan Imunisasi anak nasional, terkhusus kepada ketua TP PKK sekaligus duta cegah stunting Kabupaten Pulau Taliabu, Zahra Yolanda Aliong Mus.
Untuk itu kepada orang tua yang anak-anaknya belum mendapat imunisasi dasar lengkap agar segera memanfaatkan momen BIAN untuk mendapat imunisasi lengkap.
Jumlah capaian imunisasi Rubella Kabupaten/Kota di Malut berdasarkan data kementerian kesehatan. Kabupaten Pulau Taliabu 24,1 persen, Kabupaten Halmahera Selatan 1,8 persen, Kepulauan Sula 1,8 persen, Kota Ternate 0,5 persen, Halmahera Utara 0,4 persen, Pulau Morotai 0,4 persen, Kota Tidore Kepulauan 0,3 persen dan Halmahera Tengah 0,0 persen.
Diketahui, total capaian target imunisasi anak se provinsi Malut secara keseluruhan hingga per 31 Mei 2022 baru mencapai 1,9 persen atau berkisar 5.639 anak yang telah mendapatkan imunisasi tambahan campak Rubella dari jumlah 296.670 anak yang perlu di imunisasi.
Artinya, masih tersisa sekitar 291.031 anak yang belum imunisasi Rubella dan IDL sesuai yang ditargetkan Kementerian Kesehatan RI. (bro)

