Pertengahan Tahun Penyerapan Anggaran Desa Morotai Capai 33 Persen

Ahdad Hi Hasan

DARUBA – Anggaran Desa untuk Kabupaten Pulau Morotai tahun 2022 dialokasikan sebesar Rp 106 Miliar yang terdiri dari tiga sumber anggaran diantaranya dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Sejauh ini, penyerapan anggaran desa untuk Kabupaten Pulau Morotai sampai dengan Juni 2022 sudah sebesar Rp35,7 miliar atau 33 persen.

“Anggaran desa kita di Morotai itu kurang lebih Rp 106 Miliar, diantaranya Rp 38 miliar itu ADD, Rp 2 Miliar sekian DBH dan Rp 65 miliar sekian dari DD,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Pulau Morotai, Ahdad Hi Hasan, Senin (6/6/202). Untuk realisasinya, lanjut Ahdad, khusus DD sampai dengan Juni 2022 realisasinya sudah Rp 18,2 Miliar.

“DD sampai saat ini sudah masuk tahap I, yang sudah digunakan desa itu Rp15,6 miliar, untuk tahap II kendalanya laporan. Laporan secara online yang harus disampaikan oleh pihak desa, jadi sampai dengan data kemarin itu, baru 14 desa (dari total 88 di desa) yang kami minta tahap II-nya. Tapi dalam Minggu ini kami targetkan desa-desa yang lain akan menyusul untuk tahap II. Jadi tahap II dari 14 desa itu realisasinya Rp 2,6 miliar, yang nanti di transfer langsung ke rekening desa,” jelasnya.

Sementara ADD, kata dia realisasinya normal dilakukan per bulan. “ADD itu fungsinya membayar gaji aparatur desa, maka masuknya ke rekening desa itu per bulan. Sejauh ini sampai dengan bulan Mei realisasinya sudah Rp17,5 miliar yang masuk ke rekening desa,” ungkap Ahdad.

Terkait dengan DBH, Ahdad mengaku belum ada transfer dari pemerintah pusat. “DBH belum masuk dari pusat,” timpalnya. Namun, menurutnya, yang menjadi target utama DPMD untuk menggenjot penyerapan anggaran desa adalah DD karena sering terkendala pada proses laporan dari pemerintah desa (Pemdes).

“DD kita inikan masih proses tahap II. Kendalanya berkaitan juga dengan laporan desa, maka Minggu kemarin itu baru 14 desa yang laporannya fix di Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara (OM SPAN). Ini saya lagi kejar terus untuk tuntaskan 70 lebih desa yang tersisa. Prosesnya saat ini tinggal penginputan di OM SPAN,” pungkasnya. (fay)