DARUBA – Dalam rangka pelestarian seni dan budaya untuk kearifan lokal di Kabupaten Morotai, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) berharap perlu ada kerjasama antara Dikbud dan Dinas Pariwisata (Dispar).
“Kenapa, karena aspek tontonan sebagai daya tarik wisata ada di Pariwisata sementara aspek tuntunan dalam rangka kesiapan sumber daya seni itu ada di pendidikan. Oleh karena itu, ada sinergitas paling tidak ada perhatian kepada komunitas sanggar, ini penting serta berikan spirit dan ruang bagi mereka,” ujar Sekretaris Dikbud Kabupaten Pulau Morotai, Ujang Bagindo baru baru ini.
Lanjutnya, Dispar juga harus membuat event tertentu secara rutin sehingga komunitas sanggar seni tari dan musik di Morotai bisa lebih berkembang.
“Pemanfaatkan komunitas sanggar itu, tidak pada saat dibutuhkan lalu dipakai. Namun bagaimana cara kita stimulus berupa pembinaan, memberikan motivasi secara berkelanjutan sehingga mereka ini terus aktif dalam forum atau panggung serta pentas itu harus ada,” katanya.
Menurutnya, jika ada event maka memberikan ruang kepada komunitas untuk terus berkreasi. “Seperti even kemarin sempat ada itu lomba menyanyi dan lainnya event ini minimal setiap bulan harus ada. Sehingga komunitas sanggar terus berbenah, mempersiapkan diri. Karena kita bisa lihat setiap kegiatan itu peran siswa terus semangat gelorakan nilai seni, palingan setiap kegiatan didominasi komunitas pelajar,” tuntasnya. (fay)

