Ulah Pimpinan SKPD, Wagub Maluku Utara Merasa Malu

Wakil Gubernur Malut

SOFIFI – Sikap yang ditunjukan pimpinan SKPD di lingkungan Pemprov Malut yang tidak menghiraukan undangan rapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malut, membuat Wakil Gubernur Malut M Ali Yasin merasa malu lantaran selalu di semprot oleh anggota DPRD Malut.

“Saya merasa malu berulang – ulang kali mendengar sorotan DPRD terkait ketidakhadiran Kadis di setiap rapat, bahkan paripurna di DPRD,” kata Wagub M Ali Yasin saat dikonfirmasi awak media pada pecan kemarin.

Dia marah ketika mendapat sorotan di DPRD saat paripurna pada pekan kemarin tentang dianggap menghalangi kinerja Panitia khusus (Pansus) LKPJ. “Kalau saya gubernur rabu- rabu saja itu tara hitung satu dua tiga selesai, “ungkap Wagub kepada awak media.

Wagub menginginkan agar harus ada ketegasan Gubernur Malut selaku yang mempunyai kewenangan, kepada pimpinan SKPD, orang nomor dua Pemprov Malut itu mengaku tidak punya kewenangan untuk memberikan sanksi.

“kalau pimpinan tegas kasi sanksi dorang pasti dong iko samua, Kewenangan saya paling lapor ke pak Gubernur saja kalau tidak ada tindakan apa- apa percuma,” Keluhnya. Terkait dengan ketihakhadiran Kadikbud Malut dalam rapat pansus, Wagub mengaku, selaku wakil gubernur memiliki fungsi pengawasan sehingga Ia akan memanggil Kadikbud Imam Mahkdi.

“nanti kita panggil kalau tidak ini tegur ,saya akan lapor pak gub dan saya bikin surat panggil langsung, karena saya punya tugas pengawasan saya akan bikin surat langsung kalau ada panggilan dia hadir lah,” tegasnya.(ril)