BOBONG – Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut), Aliong Mus menegaskan kepada Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat La Ode Alwian agar memaksimalkan pelayanan terhadap Calon Jamaah Haji (CJH) tahun ini selama keberangkatan menuju tanah suci.
Pasalnya, keberangkatan para jamaah sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.
“Kabag Kesra harus memastikan pelayanan 18 orang calon jamaah haji Taliabu ini secara maksimal mungkin, harus dipastikan betul pelayanan mereka, mulai berangkat dari Taliabu sampai kembali lagi ke Taliabu,” ujar Bupati dua periode Aliong Mus baru baru ini.
Menurutnya, peningkatan pelayanan CJH harus diutamakan, mengingat anggaran yang disiapkan Pemkab Taliabu untuk CJH Taliabu cukup besar tahun ini.
Bahkan Bupati Aliong Mus mengancam akan mencopot Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Pulau Taliabu, La Ode Alwian selaku ketua panitia.
“Anggarannya cukup besar Rp 500 juta sekian kan ? jadi saya tidak mau dengar ada keluhan dari para calon jamaah haji, kalau ada keluhan, saya pastikan akan mencopot jabatan Kabag Kesra,” tegas Aliong.
Keberangkatan CJH, lanjut Aliong akan terus dipantau dan mengontrol untuk memastikan pelayanan terhadap 18 orang tersebut berjalan dengan baik, sehingga peningkatan alokasi anggaran untuk penyelenggaraan haji yang disediakan tak sia-sia demi memaksimalkan pelayanan para tamu Allah di musim haji tahun ini.
“Saya terus kontrol pelayanan para calon jamaah haji asal Taliabu, jangan sampai anggarannya besar, tetapi pelayanannya nggak meningkat, kalau pembiayaan besar, ya harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan,” tegasnya.
Ia berharap 18 CJH Taliabu yang akan diberangkatkan dapat menjaga kesehatan dan diberikan kesehatan oleh Allah SWT mulai dari berangkat hingga kembali lagi tanah air. (bro/adv)

