WEDA – Jelang HUT Bhayangkara Ke 76 tahun 2022, Polres Halmahera Tengah melaksanakan kegiatan Silaturahmi Kamtibmas, dengan mengusung tema mempererat persaudaraan pemuda guna mendukung stabilitas kamtibmas dan kemajuan daerah yang dilaksanakan di lapangan basket Mako Polres Halteng.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Halteng AKBP Moh. Zulfikar Iskandar mengatakan, Kabupaten Halteng saat ini ada investasi besar yaitu PT. IWIP, yang banyak menyerap pekerja lokal maupun dari luar Malut yang datang di Kabupaten Halteng untuk bekerja.
“Dengan banyaknya pekerja otomatis jumlah penduduk bertambah dan gangguan kamtibmas sering terjadi, maka dari itu banyak kejadian mulai dari perkelahian, pemerkosaan dan tindak kriminal lainnya,” ungkap AKBP Moh.Zulfikar Iskandar.
Zulfikar mengaku, salah satu faktor pemicu terjadinya gangguan Kamtibmas adalah miras, untuk itu pihak kepolisian dibantu TNI selalu dan sering melakukan razia pemberantas miras yang masuk maupun beredar di Kota Weda dan sekitarnya.
“Anggota kami tidak henti-henti selalu lakukan razia yang dilakukan di pintu masuk kota Weda maupun patroli sekitar kota Weda, begitu juga di daerah lain,” tambanya. “Karena sumber permasalahan tindak kriminal dipicu karena miras, oleh karena itu pemberantasan miras jadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Zulfikar meminta kepada seluruh stakeholder, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda bersama dengan TNI/Polri untuk menjaga kamtibmas di Kabupaten Halteng. “Hal ini sudah pernah terjadi di beberapa bulan kemarin, terkait dengan perkelahian yang berdampak kepada masing-masing suku,” akunya.
Untuk itu, selaku Kapolres dirinya menghimbau kepada masyarakat Halteng terutama pemuda agar menjadi tuan rumah yang baik kepada saudara saudara kita yang mencari pekerjaan di wilayah Halteng.
“Kita rangkul mereka agar kita bisa berbaur satu dengan yang lain, begitu juga dengan teman kita yang datang dari luar agar bisa melakukan hal yang sama dan juga mengikuti adat istiadat di wilayah tersebut,” tuturnya.
Dikatakannya, ada yang namanya polmas atau polisi masyarakat yang berfungsi untuk menjaga keamanan di wilayahnya yang dibantu oleh Babinsa dan juga Bhabinkamtibmas. “ Dengan tujuan adanya kekurangan personel TNI dan Polri yang tidak bisa menyentuh hingga ke lini terkecil pedesaan atau dusun, disitulah tugas polmas berjalan sebagai keamanan di wilayahnya,” harapnya.
Zulfikar juga menyampaikan, permasalahan terbanyak di wilayah Halteng saat ini adalah perkelahian, pengeroyokan, cabul, dan asusila. “ Saya meminta kepada stakeholder terutama kepada tokoh pemuda mari kita sama-sama mendeklarasikan agar menjaga keamanan di setiap lingkup, terutama mengawasi peredaran miras,” tukasnya.
Semenntara itu Dandim 1512/Weda, Letkol Arh. Ali Akbar menyampaikan, kamtibmas itu bukan hanya tugas Polri dan juga TNI namun kamtibmas itu tugas semua pihak termasuk pemuda dan masyarakat secara umum.
Dikatakannya, jika berbicara mengenai keamanan berarti terhindar dari gangguan dan ancaman, sedangkan ketertiban itu berjalan searah dan semestinya. “ Jadi kalau kita sudah dilarang mengkonsumsi miras dan pelanggaran lain maka kita harus menghindarinya,” jelasnya.
Hadir dalam acara tersebut Kasubdit IV Direktorat Intelkam Polda Malut, Kompol Kodrat Muh.Hartanto bersama tim, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa, pemuda yang ada di Kota Weda dan desa lingkar tambang. (udy)

