TERNATE – Pemerintah Kota Ternate sampai kini masih kekurangan Alat Pelindung Diri (APD). Meski ketersediaan stok yang dimiliki saat ini masih cukup, namun sebagiannya telah disalurkan ke tenaga medis di Puskesmas. Kekurangan kebutuhan APD yang dialami kota ternate yakni, masker N95, masker bedah, cairan hand sanitazer serta vitamin C untuk para petugas medis dan petugas yang melakukan penanganan covid-19.
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ternate Thamrin Alwi saat rakor melalui teleconference dengan gugus tugas Propinsi pada Senin (13/4) menyebutkan, kalau dalam waktu dekat ini kurang lebih puluhan orang yang menumpangi kapal Pelni tiba di Ternate. Dan pihaknya terus melakukan koordinasi, sehingga mereka ini ketika tiba di Ternate langsung diberikan pelayanan secara terpisah.
“ Apabila tiba di Ternate kita akan lakukan penanganan melalui rapid test, dimana pada pintu masuk kita lakukan pemeriksaan. Apabila dilakukan pemeriksaan dan ada hal – hal menonjol, maka akan kita koordinasi dengan provinsi terutama mereka yang berasal dari daerah lain di Malut, kalau yang berasal dari Ternate akan dilakukan karantina di hotel Vellya, tapi kalau lebih menonjol (reaktif) akan dirujuk ke RSUD Chasan Boesorie,” katanya. Dikatakannya, untuk kebutuhan secara keselurahan APD sampai tanggal 29 Mei sebanyak 300 set, kemudian masker N95 sebanyak 350, sedangkan masker bedah sebanyak 30 ribu buah, sedangkan alat VTM untuk dilakukan papid test sampai 29 Mei itu pihaknya membutuhkan 10 ribu pcs. “ Tapi dari jumlah yang ada masih jauh dari harapan. Kami juga ada kesulitan dari sisi orderan dan total kebutuhan kami adalah 10 ribu, bahkan hand sanitizer 50 liter,” jelasnya.
Menurut dia, dari jumlah itu yang sudah didistribusi ke puskesmas untuk APD ada 139 pcs, masker N95 sebanyak 150 pcs, masker bedah 9.750 pcs, baju hamzat disposable sebanyak 111 pcs, rapid tes 360 boks, handzintizer 28 liter, dan untuk vitamin c untuk petugas paling depan dan disalurkan sudah 16 ribu. Sementara stok APD yang tersisa tinggal 11 picis, masker N95 tidak ada dan terkendala di orderan, masker bedah 4.250, baju 57 picis, handsanitizwr ada 28 liter, dan vitamin c tersisa ada 29 ribu.
“Apabila ada kedatangan sebanyak puluhan orang dengan menggunakan kapal Pelni ini, tim gugus siap melakukan pemeriksaan secara ketat dan kami mohon dukungan Pemprov,” tandasnya.
Selain itu, kata dia, dari sektor jasa dan perhotelan kini merumahkan sebanyak 680 karyawan, ini salah satu dampak dari penyebaran covid-19 ini. Sementara, untuk ketersedian stok pangan saat ini tersedia beras sebanyak 5.300 ton yang diperkirakan sampai di bulan Agustus. Sedangkan Jubir tim medis dr. Muhammad Sagaf mengatakan, untuk APD ini, diserahkan juga di perhitungkan, takutnya jangan sampai terjadi peningkatan kasus. Dan kini kebutuhan yang lain sudah disampaikan dan ada yang mendapat sumbangan dari berbagai pihak. “ Kita membutuhkan 300 APD set sampai selesai ramadhan,” tandasnya.(cim)


Berikan Komentar pada "Pemkot Ternate Masih Kekurangan APD"