TOBELO – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), mempertanyakan agenda sejumlah Kepala Desa (Kades) di wilayah Tobelo Tengah, Tobelo Timur dan Tobelo Selatan mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilaksanakan di Jakarta selama beberapa hari ini.
Kepala DPMD Halut, Wenas Rompis menyebutkan, informasinya keberangkatan Kades dikoordinir salah Camat dan tidak diketahui dinas teknis yakni DPMD sebagai dinas yang membawahi desa.
“Ini kan disebut Bimtek desa dan harusnya kami perlu tahu. Kami jelas tidak hadir karena kami tidak tahu agenda apa yang dihadiri para Kades dan Camat ini,” terangnya, Rabu (13/07/2022).
Menurutnya, desa punya kewenangan memberikan dan menyiapkan anggaran, namun agenda seperti ini (Bimtek, red) sangat bersentuhan dengan dinas teknis, dan dinas tersebut wajib mengetahui.
“Kami sendiri tidak tahu Bimtek apa yang dihadiri Kades. Nantinya kami akan mempertanyakan pertanggungjawaban atas kegiatan ini,” jelasnya.
Wenas lantas memberikan warning kepada Kades, agar tidak gegabah dalam menganggarkan sejumlah kegiatan yang tidak dikoordinasikan dengan baik. Apalagi saat ini, dalam pengelolaan keuangan sudah sangat ketat.
“Kami melihat ada sejumlah laporan pertanggungjawaban keuangan yang belum diberikan kepada DPMD oleh sejumlah desa sehingga wajib secepatnya disampaikan sebelum dilakukan pemeriksaan. Apalagi BPK RI sudah sangat tegas dalam memberikan warning sehingga pengelolaan anggaran di desa benar-benar dilakukan sesuai dengan kegiatannya,” jelasnya. (fer)

