Cegah Covid-19, Maskapai Kurangi Jumlah Penumpang

Dedi Arif

TERNATE – Mulai Selasa (14/4), maskapai penerbangan dengan rute dari maupun ke Ternate, jumlah penumpang dilakukan pengurangan, langkah ini untuk pencegahan penyebaran covid-19. Setiap maskapai melakukan pengurangan penumpang sampai 50 persen dari jumlah sheet yang tersedia.

Anggota Pusdalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ternate, Dedi Arif usai rapat koordinasi dengan pihak bandara dan maskapai penerbangan mengatakan, dalam rapat itu pihak KKP menyebutkan telah menyiapkan SOP terkait dengan penanganan penumpang yang memiliki riwayat perjalanan di daerah terpapar, selain itu, di bandara juga telah disiapkan jalur penumpang turun sampai ke meja pendataan.

Kata Dedi, saat ini jam operasional penerbangan juga disesuaikan, bahkan telah dilakukan pembatasan penumpang. “ Ini sesuai dengan edaran nomor 18 tahun 2020 yang telah menyampaikan ke seluruh daerah, bahwa ada pengurangan atau pembatasan penumpang 50 persen, jadi hari ini kita sudah agak lega dibandingkan kemarin, kalau kemarin menumpuk hari ini sudah renggang untuk kita tangani,” katanya.

Sementara terkait dengan langkah pencegahan kalau ada pesawat dengan tujuan Manado, namun karena kondisi cuaca sehingga dialihkan ke Ternate, menurutnya, hal ini juga didiskusikan dan didapat penjelasan, kalau pendaratannya hanya 1 jam lebih seperti maskapai garuda, maka penumpang tetap didalam pesawat.” Kalau pesawatnya bermalam, maka skema yang disepakati, penumpang yang ada dalam pesawat tadi sesuai dengan SOP penanganan covid nya, maka didorong pada tempat yang di sepakati bersama, sehingga ada lokasi karantina transit selama berada di Ternate,” jelasnya.

Dia bahkan menjelaskan panjang lebar mulai dari jam pulang kantor petugas bandara, kebutuhan tenda untuk petugas yang digunakan saat istirahat makan siang, sampai pada pendataan masuk. Sementara pemberlakuan mitigasi, Dedi bilang, telah diterapkan oleh semua maskapai penerbangan dimana ketika penumpang turun pesawat dibersihkan kemudian dilakukan penyemprotan disinfektan.” Untuk pembatasan jumlah penumpang ini berlaku mulai Selasa hari ini, dan tadi sudah renggang sekali. Bahkan, pukul 12.40 penerbangan batik air dari Makasar tiba, biasanya bagasi ditunggu berjam-jam, tadi (kemarin) sudah tidak ada lagi,” ungkapnya.

Lanjut dia, dalam sehari penerbangan keluar masuk ke Ternate kurang lebih sebanyak lima kali dengan jumlah penumpang yang kurang.

Adanya pengurangan penumpang ini, diakui oleh Manager PT Garuda di Ternate, Agung. Menurutnya,  ada pengurangan penumpang disetiap kali penerbangan maskapai Garuda. Garuda mengurangi jumlah penumpang maskapai sebesar 50 persen dari kapasitas normal penumpang.

 “ Dari kebijakan ini sudah pasti mengalami penurunan, hal ini sudah terjadi sebelum ada pembatasan, karena sejak Covid-19, kita juga sudah menurun,” ungkapnya

Ia mengaku, dampak dari wanah Covid-19  sudah mengakibatkan jumlah penumpang maskapai menurun hingga mencapai 20 persen. “ Ini juga merupakan bagian dari mematuhi ketentuan yang telah berlaku, dan mengatur tempat duduk untuk tidak berseblahan di pesawat, dan menyesuikan frekuensi yang tersedia,” ungkap Agung

Ia mengaku, dengan adanya pengurangan penumpang 50 persen, maka frekuensi  penerbangan pun dikurangi, karenanya jalur penerbangan Ternate -Jakarta dalam seminggu dikurangi menjadi 4 kali. “Fekuensi penerbanganya kita kurangi, maka hanya dilakukan di Senin, Jumat, Sabtu dan Minggu saja,” tandasnya

Sementara di tempat terpisah Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ternate Thamrin Alwi mengatakan, pada Senin kemarin juga pihaknya telah menggelar rapar dengan pihak perhubungan laut, bahkan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Propinsi agar menyurat ke Pelni terkait dengan waktu sandar kapal dimundurkan sampai pagi hari.” Agar tim lebih leluasa dalam melakukan pemeriksaan,” katanya.

Selain itu, pihaknya mendapat informasi kalau kapal Pelni KM. Dorona tiba Ternate pada Kamis (16/4) dini hari, diupayakan sandar pukul 06.00 dengan jumlah penumpang dari tanjung priok sebanyak 71 orang, tanjung perak sebanyak 3 orang dari Makasar 4 orang. “Dari hasil klarifikasi Pelni dengan pihak pelaksanaan administrasi kapal, ternyata ada penumpang 71 dari priok menuju Ternate itu ada 20 orang jamaah tabliq,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi kedatangan penumpang kapal Pelni ini, pihaknya kata dia, telah menyiapkan rapid rest sebanyak 200 buah untuk dilakukan pelayanan kepada mereka. “Jadi kita lakukan pemeriksaan di pelabuhan, kalau dalam pemeriksaan itu suhu di atas standar, kita akan lakukan evakuasi, kalau dia warga Kota Ternate kita akan karantina di Velya, kalau diluar Ternate kita serahkan ke Sahid Hotel untuk karantina sementara, kemudian dikembalikan ke daerah asal,” tandasnya.(cim/nas)

Berikan Komentar pada "Cegah Covid-19, Maskapai Kurangi Jumlah Penumpang"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*