Akademisi Desak Kejari Ternate Periksa Ketua Panitia Haornas

TERNATE – Penggeledahan kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ternate oleh Tim Kejari Ternate pada Kamis (28/7/2022), akademisi mendesak agar Kejari Ternate segera memeriksa M. Tauhid Soleman sebagai Ketua Panitia Haornas tahun 2018, hal ini disampaikan Akademisi Universitas Pasifik Suryadi Abdullah.

Suryadi yang juga Alumnus Universitas Gajah Madah ini menjelaskan, berdasarkan SK Panitia berdasarkan Keputusan Wali Kota Ternate nomor 154/II.18/KT/2018 tertanggal 16 Juli 2018 tersebut, dimana M. Tauhid Soleman saat itu ditunjuk selaku Ketua Panitia dan memiliki kewenangan penuh atas penggunaan anggaran. Sebab dalam SK menyebutkan kepanitian bertanggungjawab menyelenggarakan acara puncak Haornas di Kota Ternate tahun 2018 dan segala biaya dibebankan dalam melalui APBD 2018.

“Jadi sudah jelas segala bentuk kinerja dan atau beban di dalamnya akan dipertanggungjawakan sebagai satu kesatuan dalam kepanitiaan,” katanya Kamis (29/7/2022).

Menurut Suryadi, terkait teknis penganggaran menjadi keputusan Pemkot melalui TAPD yaitu Sekda Kota Ternate yang juga ditunjuk sebagai ketua panitia. Atas dasar itu kata dia, sudah jelas bahwa alur rencana dan pelaksanaan kegiatan Haornas 2018 sepengetahuan Ketua TAPD dan juga sebagai Ketua Panitia Haornas.

“Meski anggarannya dititipkan ke dinas, tetapi pelaksana kegiatannya wajib melalui arahan ketua panitia. Jadi ketua panitia memiliki tanggungjawab penuh atas masalah tersebut,” tandasnya.

Suryadi mengatakan, pada kegiatan ini pengguna anggaran jelas melekat pada dinas terkait. Namun sangat mustahil jika pencairan dan pelaksanaan kegiatan tidak melalui kordinasi dengan ketua panitia.



Untuk itu, Suryadi meminta agar Kejari Ternate segera memeriksa ketua panitia pelaksana Haornas.

“Memeriksa ketua panitia adalah wajib, jika Kejari bekerja secara transparan,” tegasnya.

Sementara ketua Tim Kuasa Hukum Pemkot Ternate Fahrudin Maloko dikonfirmasi enggan berkomentar, dia beralasan belum mendapat arahan dari Wali Kota.

“Saya saya no coment,” tegasnya.(cr-05)