TERNATE – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban yang diterkam buaya di danau tolire. Proses evakuasi korban yang diterkam buaya di danau Tolire oleh tim SAR gabungan mendapat kendala.
Kendala evakuasi terhadap korban ini, karena akses medan untuk turun ke dalam danau yang sulit meski korban sudah mulai terlihat.
Kepala Basarnas Ternate Fatur Rahman mengatakan, jasad korban belum dapat dievakuasi walaupun sudah terlihat muncul di permukaan air danau, karena masih dibawa oleh buaya ke tengah danau.
Tetapi Tim SAR Gabungan masih tetap berada di sekitar tepi danau untuk melihat situasi dan kondisi yang tepat untuk mengevakuasi jasad korban.
“Pukul 18.00 WIT, operasi sar dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada hari ke tiga,” ungkapnya.
Kata Fatur, proses pencarian korban oleh tim SAR gabungan dibagi menjadi 3 titik dan Tim SAR Gabungan melaksanakan penyisiran di tepi-tepi danau Tolire, sembari menunggu tokoh adat untuk melakukan ritual terkait kearifan lokal di sekitar danau Tolire.
“Pantauan Udara Drone berhasil menemukan korban dalam cengkeraman buaya sekitar pukul 17.00 WIT,” pungkasnya.(red)

