Wawali Beri Kejutan Untuk Masyarakat Maitara

Wakil Walikota saat memberikan uang tunai

TIDORE – Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, memberi kejutan jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 di Pulau Maitara, Kecamatan Tidore Utara.

Bagaimana tidak, agenda yang bertajuk Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), yang dilakukan oleh empat desa di pulau Maitara, yakni Desa Maitara Induk, Maitara Utara, Maitara Tengah dan Maitara Selatan dikemas dalam bentuk silaturahmi dan menyemarakkan HUT RI.

Sehingga sebelum penyaluran BLT dilakukan kepada masyarakat, Wawali kemudian memberikan kuis dan meminta perwakilan masyarakat dari empat desa yang ada di Pulau Maitara, untuk menghafal Pancasila di hadapannya, bagi yang bisa menghafal Pancasila akan diberikan hadiah berupa uang tunai senilai Rp. 500 ribu.

Beruntungnya, 4 orang masyarakat yang mewakili empat desa di Pulau Maitara itu, tiga diantaranya sukses mengeksekusi dengan baik hafalan Pancasila, mulai dari sila pertama sampai ke sila kelima, sementara satunya gagal menghafal Pancasila. Namun karena Pulau Maitara merupakan tanah kelahiran Wawali, dan empat orang tersebut merupakan ibu-ibu berusia lanjut, sehingga semuanya tetap mendapatkan hadiah.

“Pancasila adalah bagian terpenting dalam kehidupan bermasyarakat, karena ia merupakan ideologi negara, untuk itu, menyambut HUT RI, kita wajib menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sehingga dengan begitu, kita tidak mudah terpecah belah oleh kepentingan tertentu,” jelas Wawali di tengah-tengah masyarakat Pulau Maitara, Kamis, (11/8/22).

Selain menghafal pancasila, Wawali juga meminta beberapa masyarakat untuk membacakan Proklamasi tanpa teks, dan menyanyikan lagu Garuda Pancasila dan Halo-Halo Bandung. bagi masyarakat yang berhasil melakukan hal tersebut, juga dihadiahkan uang tunai senilai Rp. 500 hingga 1 juta rupiah.

“Kita saat ini mungkin tidak lagi memegang bambu runcing untuk berperang melawan penjajah seperti orang-orang terdahulu. Maka dari itu, kita perlu menghargai jasa mereka dengan semangat patriotisme dan cinta tanah air,” tuturnya.

Selain itu, Wawali juga menyampaikan kepada masyarakat Pulau Maitara, bahwa setelah menerima BLT dari Pemerintah Desa, diharapkan agar dapat memberi manfaat bagi kebutuhan masyarakat. Pasalnya, BLT ini, merupakan kepedulian Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, terhadap masyarakat yang tinggal di desa. Bahkan semenjak beliau memimpin Indonesia, itu banyak alokasi anggaran yang diarahkan untuk pembangunan infrastruktur maupun kesejahteraan masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Wawali yang juga merupakan Ketua DPD PDIP Provinsi Maluku Utara itu, juga tidak lupa mengingatkan kepada masyarakat, akan pesan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno putri, tentang kader partai yang wajib memperjuangkan kepentingan rakyat kecil.

Untuk itu, selain menjadi orang nomor dua di Pemerintah Kota Tidore, dan juga sebagai tokoh politik jebolan PDIP di Maluku Utara, ia berpegang teguh atas pesan tersebut, sehingga membuatnya selalu hidup berdampingan dengan rakyat.

Itu dibuktikan, dari banyaknya kunjungan yang dilakukan ke setiap kelurahan dan desa, untuk memenuhi undangan masyarakat terkait dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan yang digelar oleh pemuda maupun masyarakat di Kota Tidore Kepulauan.

“Jika kepala Dinas, Lurah dan Camat harus hormat ke Walikota dan Wakil, maka Walikota dan Wakil wajib hormat ke masyarakat, karena masyarakat adalah raja yang patut dilayani dengan baik,” tambahnya.

Terpisah, disampaikan Kepala Desa Maitara Tengah, Muchlis Malagapi, ia mengaku, dalam penyaluran BLT Dana Desa untuk masyarakat di Pulau Maitara, berjumlah sebanyak 315 Keluarga Penerima manfaat (KPM). Terdiri dari masyarakat desa Maitara Induk sebanyak, 68 KPM, Maitara Utara sebanyak, 76 KPM, Desa Maitara Tengah sebanyak 97 KPM, dan Maitara Selatan sebanyak 74 KPM.

“BLT ini, disalurkan dalam tiga bulan sekali, dengan jumlah anggaran senilai Rp. 900 ribu untuk satu KPM,” ungkapnya.

Ia menambahkan, model penyaluran BLT yang dikemas dengan wujud silaturahmi itu, dikarenakan Maitara awalnya hanya terdapat satu Desa, mayoritas masyarakat Maitara adalah keluarga, hanya karena banyaknya penduduk, dan luas wilayah, sehingga dimekarkan menjadi 4 desa.

Untuk itu, dalam penyaluran BLT kali ini, empat desa kemudian bersepakat mengumpulkan masyarakat yang menerima BLT di satu titik, yakni di tempat Pariwisata Pulau Maitara, dan BLT ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen.

“Bagi kami Muhammad Sinen adalah putra terbaik Pulau Maitara, selama dirinya menjabat mulai dari anggota DPRD 3 periode sampai Wakil Walikota 2 Periode, itu kepeduliannya terhadap pulau Maitara sangat besar, maka dari pertemuan kali ini kami persembahkan sebagai Kado kepada Muhammad Sinen,” jelasnya. (ute)