BOBONG – Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Ramli marah besar terhadap enam kepala desa (kades) menghilang tanpa jejak ketika diminta menghadap untuk menyelesaikan temuan atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa tahun 2021.
Padahal, saat ini inspektorat setempat sedang melakukan pemeriksaan realisasi penggunaan Dana Desa Tahun 2021. Kades yang hilang tanpa kabar dan memenuhi panggilannya adalah Kades Tubang, Sumbong, Pancoran, Nunca, Mintun dan Kades Losseng.
Ramli bahkan naik pitam mendapatkan laporan bahwa enam kades tersebut masih berada di luar daerah. “Yang belum datang itu Kades Tubang, Sumbong, Pancoran, Nunca, Mintun dan Losseng. Kalau tidak hadir sudah resiko mereka,” tegas Ramli, ketika dikonfirmasi, Senin (29/8/2022) kemarin.
Saat ini baru 14 kades yang menghadap untuk menyelesaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ). Dari hasil pemeriksaan, ada yang mendapatkan peringatan dan mereka diminta menyelesaikan temuan laporan pertanggungjawaban terkait dengan temuan
Selain peringatan, Kades Mintun, Pancoran dan Losseng secara resmi telah dinonaktifkan.
Ramli meminta, para kades menyiapkan laporan pertanggungjawaban agar diperiksa tim auditor dalam waktu dekat. Para Kades juga diberikan waktu selama 60 hari atau 2 bulan berlangsung untuk menyelesaikan temuan tersebut. “Karena laporan dia (kades) sudah tindaklanjuti temuan, tapi auditor mengatakan belum,” ungkap Ramli. (cr-03)

