Deprov Malut Sesalkan Tindakan Kekerasan Oknum Guru SMA Islam Ternate

TERNATE – Tindakan kekerasan yang  dilakukan oknum guru di SMA Islam Kota Ternate, yang videonya berdurasi 26 sampai 30 detik sampai viral di  media sosial, atas tindakan oknum guru itu disesalkan Komisi IV DPRD Provinsi Malut.

Dimana DPRD meminta agar Dikbud Malut segera memberikan warning ke semua guru agar tidak harus melakukan kekerasan kepada siswa saat proses belajar mengajar berlangsung.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Malut Abdul Malik Sillia mengatakan, pihaknya belum bisa berkesimpulan karena baru sebatas melihat video kekerasan tersebut, namun dirinya telah menghubungi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Malut.

“Yang pasti tadi saya sudah menghubungi Sekretaris Dikbud mengkonfirmasi video ini, katanya dari video itu TKP nya di SMA Islam,” katanya Rabu (7/9/2022).

Menurut Malik, oknum guru tersebut bersama Kepala Sekolah pada Kamis (8/9/2022) akan dipanggil oleh Dukbud Malut untuk dikonfirmasi.

Malik sendiri menyesalkan, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum itu, dan diharapkan tidak lagi terjadi.
“Saya berharap kedepan tidak terulang lagi,” pintanya.

Politisi PKB Malut ini meminta, agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Malut harus tegas dan mewarning ke sekolah dan guru.

“Dari kasus ini Dikbud harus mewarning ke seluruh guru , agar tidak mengambil tindakan kekerasan kepada siswa,” tegasnya.

Dia menyebut, tindakan kekerasan ke siswa ini tidak perlu harus terjadi, karena nantinya akan mengganggu psikologis sang siswa, namun pihaknya masih akan tetap menunggu perkembangan dari Dikbud untuk melihat perkembangannya baru di follow-up kembali.(cim)