Perumda Ake Gaale Angkat Bicara, Sebut Tarif Air Direncanakan Naik Rp200

PDAM Ternate
PDAM Ternate

TERNATE – Menaggapi penokanan rencanakan kenaikan tariff air bersih di Kota Ternate, pihak Perumda Ake Gaale angkat bicara. Dimana kenaikan tariff ini direncanakan hanya sebesar Rp200 dari tarif sebelumnya Rp2.000 per kubik.

Dirut Perumda Ake Ga’ale Kota Ternate Abubakar Adam mengatakan, sebelumnya sudah diberikan penjelasan saat hearing dengan masa aksi ini, dimana dia menjelaskan kenaikan tariff air yang direncanakan ini tidak seperti yang dibayangkan.

“Karena kenaikan hanya 10 persen dari 2.000 menjadi 2.200 per kubik dan hal itu tidak memberatkan, karena hal ini berkaitan dengan pelayanan, dimana kalau pelayanan bagus harus biaya perbaikan, karena selama ini menggunakan biaya sendiri sebab belum ada penyertaan modal pemerintah sehingga hanya mengharapkan biaya operasional,” katanya, Senin (3/10/2022).

Dia menyebut, jika daerah lain seperti daerah tentangga yakni Kota Tikep yang kenaikan tarifnya sampai Rp4.000 per kubik, tapi Kota Ternate baru direncanakan naik menjadi Rp2.200 per kubik. Bahkan, rencana ini sudah dikomunikasikan dengan Komisi II DPRD Kota Ternate.

“Nanti kami juga akan sosialisasikan hal ini, hanya saja mereka (mahasiswa) mungkin kekurangan data, padahal sudah dijelaskan, berkaitan dengan Tabona kalau dibilang air keruh tidak ada, karena tim sudah diterjunkan untuk mengecek dilapangan kalau distribusi air bergiliran itu masuk akal karena kami bagi semua, ini untuk pemerataan karena air belum cukup,” jelasnya.

Bahkan saat ini kata dia, pihaknya sedang melakukan perbaikan jaringan di wilayah ketinggian di Ternate Selatan, jika itu sudah selesai, dan penyaluran airnya maksimal maka akan dibuka pemasangan jaringan baru pada kawasan ketinggian di Ternate Selatan sampai ke Gambesi.

“Kami sedang berupaya melakukan perbaikan secara perlahan, dan semuanya itu butuh proses. Dan rencana kenaikannya itu hanya Rp200 per kubik, dimana 1 kubik itu airnya sebanyak 5 drum,” terang dia.

Meski begitu lanjut dia, Perumda Ake Ga,ale sebelum melakukan penyesuaian tariff meski hanya Rp200 tetap akan mensosialisasikan ke warga, sebelum diterapkan. Namun kenaikan sebesar Rp200 ini tidak akan memberatkan warga.

“Kami juga berharap agar penyaluran air di wilayah ketinggian yang selama ini dikeluhkan itu kita akan atasi secara perlahan, karena saat ini kami juga melakukan perbaikan pada beberapa titik. Kalau sudah maksimal maka nanti jalur di wilayah Gambesi termasuk pesantren Hidayatullah akan kita buka pemasang jaringan baru,” tandasnya.(cim)