DARUBA – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) P3K Kabupaten Pulau Morotai akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
Tercatat, jumlah peserta P3K Kabupaten Pulau Morotai yang siap ikut SKD kurang lebih 380 orang. Sayangnya, dari 300 lebih peserta yang ikut seleksi P3K Pulau Morotai tahun ini, tidak ada formasi umum dan kesehatan.
“Kurang lebih 380 peserta yang terdaftar itu semuanya guru, tidak ada formasi umum, formasi P3K umum dan kesehatan kali ini Morotai tidak dapat, jadi Satpol dan Kesehatan tidak ada,” ungkap Kepala Bidang Pengembangan BKD Pulau Morotai, Basirung Umaternate, Kamis (6/10/2022).
Untuk metode seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar P3K guru kali ini, tidak menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Tapi, kata Basirung, menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer. (UNBK) “Tesnya dia bukan menggunakan sistem CAT BKN seperti tes CPNS, tapi dia menggunakan fasilitasnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu UNBK,” jelasnya.
Namun, mengenai tes tersebut, Basirung mengaku belum mau berkomentar banyak karena masih dibahas secara teknis.
“Sebentar kita sudah rapat teknis dengan Dinas Pendidikan, kemarin tim teknis kami juga sudah berangkat untuk urus soal ini, tapi nanti hasilnya disampaikan setelah ralat teknis. Tapi mungkin di Oktober ini tesnya sudah dilaksanakan,” tuntas Basirung. (fay)

