TIDORE – Sebagai Ketua Panitia Lokal, Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut), KH. Abdul Gani Kasuba (AGK), tidak begitu ingat dengan besaran anggaran yang dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi Malut, untuk mensukseskan hajatan negara terkait dengan Sail Indonesia yang berpusat di Tidore.
“Sail Tidore ini tidak hanya dilakukan di Pulau Tidore, melainkan juga di beberapa daerah termasuk di Sofifi yang merupakan bagian dari Tidore serta pusat pemerintahan Provinsi, jadi kalau soal anggaran itu kita siapkan sesuai dengan kemampuan kita,” ujarnya saat melakukan kunjungan di lokasi Sail Tidore, yang berpusat di Tugulufa, Kelurahan Indonesiana, Kecamatan Tidore, Minggu, (30/10/22).
Meski begitu, Gubernur memastikan bahwa terkait dengan kekurangan yang dialami selama persiapan Sail Tidore, secepat mungkin akan dilengkapi oleh Pemerintah Provinsi melalui OPD terkait dan Pemerintah Kota Tidore.
Bahkan tidak hanya di Pulau Tidore yang dibenahi dari segi Infrastruktur, melainkan di Sofifi juga akan dibenahi, karena yang diharapkan dari pelaksanaan Sail, juga bisa menyentuh langsung di pusat Pemerintahan Provinsi.
“Saat ini kita juga sudah benahi beberapa Infrastruktur di Sofifi, seperti dermaga pelabuhan Guraping dan beberapa dermaga lainnya. Untuk Dinas Pariwisata, jika mereka sudah mengalokasikan anggaran untuk dukungan Sail kemudian tidak bekerja, maka yang bertanggung jawab adalah kepala dinasnya,” ungkap Gubernur.
Untuk itu, Gubernur menaruh harapan besar agar dalam pelaksanaan Sail Tidore nanti, bisa berjalan dengan lancar dan sukses, serta bisa dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia.
“Saya senang sekali melihat perkembangan saat ini, mudah-mudahan di puncak acara nanti, bapak Presiden bisa hadir,” imbuhnya.
Ia melanjutkan, bahwa dalam pelaksanaan Sail Tidore nanti, Panglima TNI juga akan menghadirkan kapal-kapal perang untuk berlayar di perairan Tidore.
Sekedar diketahui, untuk alokasi anggaran Sail Tidore dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, melalui Dinas Pariwisata, telah membangun pedestrian di lokasi Sail pada tahun 2021, dengan anggaran senilai Rp. 6 Miliar.
Pelaksanaan Sail Tidore akan dilangsungkan pada 24 hingga 29 November mendatang. Adapun kesiapan pelaksanaan Sail Tidore meliputi Venue Utama Sail, lokasi pameran, akomodasi dan fasilitas penunjang seperti penginapan baik itu didarat maupun hotel terapung dengan menggunakan kapal Tatamailau. (ute)

