MABA – Bupati Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara (Malut) Ubaid Yakub menyerahkan dua unit kendaraan roda dua kepada Pos Satgas 4 SSK desa Waci, Kecamatan Maba Selatan.
Bantuan itu diterima langsung oleh Danpos Indra Mubarok, bertempat di Pos Satgas Waci. Rabu, (02/11/22). Dua unit kendaraan yang diberikan untuk meningkatkan aktivitas personil dalam melakukan patroli di wilayah Kecamatan Maba Selatan.
Bupati Haltim Ubaid Yakub, saat di konfirmasi wartawan mengatakan, kendaraan tersebut merupakan komitmen Pemkab, Polres Haltim bersama Koramil 1595-03 Maba untuk mengaktifkan pos patroli luar (kampung) dan dalam (hutan).
“Tentu diharapkan kepada setiap kepala-kepala desa yang ada di Kecamatan Maba Selatan, agar kiranya dapat memberikan nama-nama warga yang dianggap bisa untuk masuk dalam tim patroli, dibawa pimpinan Kabag OPS Polres Haltim,” katanya.
“Jadi untuk pos pengamanan luar (kampung) tempatnya di pertigaan Gotowasi dan pos luar selatan jauh juga akan dibuat, sehingga diminta setiap kepala desa, baik desa Momole, desa Kasuba dan desa Bicoli segera menginformasikan kepada Kades Sil dan Sowoli, untuk menyediakan lokasi pos luar untuk dibangun pos,” tambahnya.
Kata Ubaid, setiap pos yang nantinya akan dibangun bakal dibackup oleh TNI/Polri. Sementara itu Kapolres Haltim AKBP Eddy Sugiharto mengatakan, pasca kejadian akhir pekan kemarin, pihaknya bersama TNI langsung melakukan patroli.
“Untuk itu warga masyarakat Maba Selatan yang mau beraktifitas di kebun, silahkan karena kita saat ini ada personil dari TNI Satgas Waci,” jelasnya.
Bahkan Polsek Maba Selatan yang berada di desa Waci telah diaktifkan, hal itu ditandai dengan pergeseran sejumlah personil serta personil Polres Haltim berkantor di Kota Maba, sebagaimana permintaan warga.
Kata Eddy, Polres Haltim saat ini telah membentuk tim khusus yang terdiri dari Reskrim dan Intel untuk mengungkap pelaku pembunuhan.
“Masyarakat jangan terprovokasi dengan berita-berita dan informasi yang tidak benar, jaga kekompakan dan harmonisasi kita sebagai keluarga besar masyarakat Halmahera Timur, kalau ada persoalan harus diselesaikan dengan cara yang arif dan bijaksana,” harapnya.(cr-01)

