Pekerjaan Sarana Penunjang Pariwisata Capai 70 Persen

Fenny Kiat

JAILOLO – Progres pekerjaan sarana penunjang pengembangan pariwisata di Kabupaten Halmahera Barat yang bersumber dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 6 miliar hingga saat ini sudah mencapai 70 persen lebih.

“Progres pekerjaan sudah di atas 70 persen. Itu dibuktikan dengan pekerjaan yang ada saat ini,” Kepala Dinas Pariwisata Halbar, Feni Kiyat ketika dikonfirmasi, wartawan di ruang kerjanya pekan kemarin.

Ada dua lokasi yang menjadi fokus pengembangan pariwisata, yakni Desa Bobanehena dan Desa Gamtala, Kecamatan Jailolo. “Progres pekerjaan sudah di atas 70 persen. Itu dibuktikan dengan pekerjaan yang ada saat ini,” ungkapnya.

Untuk wisata Gamtala, pembuatan pembangunan pagar pembatas, gapura pintu masuk, dan talut. Sementara Rapa Pelangi Desa Bobanehena pembuatan pembangunan 10 unit kotex, lobby reception dan jembatan penghubung (jalan perindustrian) menuju Koteks.

“Ada kendala pekerjaan untuk pembuatan koteks karena  material berupa kayu diambil dari luar daerah Halbar, namun sudah ada beberapa waktu lalu,” ungkapnya

Saat ini pembangunan koteks  sudah dalam pekerjaan. Ia menargetkan, jika tidak ada kendala lain, Desember nanti proses pekerjaan sudah diselesaikan. Terkait anggaran pada pekerjaan yang senilai Rp 6 miliar tersebut sejauh ini dalam tahapan proses pencairan, baru memasuki tahap kedua. (ais)