Cuaca Buruk Puluhan Rumah dan Fasilitas Pemerintah di Morotai Rusak

Umar Ali

DARUBA – Basarnas Kabupaten Pulau Morotai menghimbau kepada nelayan maupun nahkoda Kapal dan Speed Boat agar waspada dengan cuaca buruk yang melanda Morotai dalam beberapa hari kedepan. 

Menurut pihak Basarnas, hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi sejak Sabtu 7 Januari, menyebabkan ketinggian gelombang di perairan Morotai dan Halmahera bagian Loloda sudah lebih dari 2 meter. 

“Waspada gelombang 2,5 sampai 3 meter di wilayah penyeberangan Ternate – Loloda – Morotai. Ini berdasarkan perkiraan cuaca dari BMKG Sultan Babullah Ternate,” demikian rilis yang diterima media ini dari Basarnas Morotai, Minggu (08/01/23). 

Selain gelombang, Basarnas juga menghimbau kepada warga agar waspada terhadap banjir, mengingat curah hujan di wilayah Morotai cukup tinggi. 

“Suhu Udara 27 ⁰C – 31 ⁰C, kelembaban udara : 65 – 90 %, Angin Barat Laut – Utara 05 – 45 km per jam. Peringatan Dini waspada potensi hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat mengakibatkan banjir di wilayah Kao, Tobelo dan Morotai,” sesuai rilis yang diterima.

Menurut Basarnas, cuaca ekstrim ini diperkirakan akan terjadi selama beberapa hari kedepan. 

“Demi keselamatan kita bersama, diminta kepada masyarakat, khususnya nelayan agar waspada saat beraktifitas di laut,” harap Basarnas sesuai rilis yang diterima. 

Sementara Pj Bupati Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, juga menghimbau warganya agar selalu waspada dengan ada cuaca ekstrim yang terjadi saat ini. 

“Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai menghimbau agar masyarakat di pesisir, terutama di daratan bagian Utara, juga untuk semua warga Morotai agar mewaspadai kondisi ini hingga keadaannya membaik,” ucap Umar.