Kecelakaan Tunggal di Gunung Tabalik, Penumpang Alami Kaki Putus

Korban kecelakaan tunggal akibatkan kaki putus

WEDA – Ririn Sartike Tonga salah satu penumpang minibus Toyota Avanza mengalami putus kaki setelah mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan tunggal di turunan jalan Tabalik, Desa Lukulamo, Kecamatan Weda Tengah pada Rabu (25/1/2023) pagi sekitar pukul 08.00 Wit.

Kapolres Halteng AKBP Faidil Zikri melalui Kasat Lantas IPDA Irfan Muzaffar Sondani kepada Fajar Malut saat dikonfirmasi menjelaskan, kronologis kejadian awalnya 1 (satu) unit mobil toyota avanza warna silver dengan nomor polisi DB 1158 EA dikemudikan Risanto Tube bersama 3 (tiga) orang penumpang yakni Ririn Sartike Tonga yang duduk di samping pengemudi, sedangkan yang duduk di kursi tengah yaitu Hendrik dan Krissana Manoella Tube.

Mobil tersebut bergerak dari desa Kobe, Kecamatan Weda Tengah hendak menuju ke desa Lelilef untuk keperluan mengambil uang di agen BRILink.

Dalam perjalanan sesampainya di jalur Tabalik tepatnya di atas gunung Tabalik, di jalan yang menurun tiba-tiba rem mobil toyota avanza yang dikemudikan Risanto Tube sudah tidak berfungsi lagi (blong).

Merasa rem mobil tak berfungsi, sopir Risanto Tube langsung mengambil upaya menghindari kecelakaan dengan cara mengarahkan mobil di tebing gunung di sebelah kiri di luar badan jalan, akibatnya mobil berputar 360 derajat dan mobil kembali menghadap ke arah utara, setelah itu mobil tidak dapat dikendalikan lagi dan menabrak tiang lampu penerangan jalan. 

“Setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan, mobil yang dikemudikan terjatuh di luar badan sebelah kiri,” ucap Kasat Lantas Polres Halteng IPDA Irfan Muzaffar Sondani.

Akibat dari kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut pengemudi tidak mengalami luka, sedangkan penumpang yakni Ririn Sartike Tonga mengalami putus pergelangan kaki sebelah kanan, Hendrik mengalami luka robek di bagian kepala dan Krissana Monoella Tube hanya mengalami luka lecet di bagian kaki sebelah kiri dan di bagian kepala. 

“Selang beberapa menit ketiga korban langsung dilarikan ke RSUD Weda guna mendapatkan penanganan medis,” singkat Irfan. (udy)