TERNATE- Pengurangan jumlah penduduk dari Kota Ternate dalam setahun terakhir nampaknya berdampak ke posisi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Ternate Rukmini A. Rahman. Apalagi ribuan warga yang berkurang ini karena berpindah penduduk ke Halmahera Tengah yang itu jadi indikator penilaian kinerja Kadis Dukcapil.
Karena Dinas yang dipimpin Rukmini ini juga tak kunjung melakukan pendataan penduduk dan belakangan KPU Malut pada saat sosialisasi rancangan alokasi kursi DPRD menyebut jumlah penduduk yang pindah ke Halmahera Tengah mencapai 13.000 bahkan hal tersebut kemudian ditolak sejumlah partai politik peserta pemilu 2024.
Sinyal pergantian ini menguat setelah sebelumnya Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman memberikan teguran tertulis kepada Rukmini karena dinilai menyalahi kewenangan, sesuai dengan surat nomor 800/444/2023 tertanggal 13 Januari 2023.
Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi melalui telephon seluler dengan Bupati Halmahera Tengah, terkait dengan perpindahan penduduk dari Kota Ternate ke Kabupaten Halmahera Tengah yang jumlahnya signifikan.
“Bahkan nanti juga akan saya menyurat resmi, bahwa perpindahan penduduk mungkin karena bekerja di IWIP tidak perlu dilakukan mutasi penduduk,” katanya, dikonfirmasi Minggu (29/1/2023) kemarin.
Kata Wali Kota, perpindahan penduduk karena bekerja ini diduga terjadi karena kebijakan Bupati sebelumnya. Sebab nantinya mempengaruhi jumlah penduduk Kota Ternate jika syarat mutasi penduduk masih diberlakukan termasuk jumlah alokasi kursi di DPRD, sehingga syarat tersebut diminta untuk tidak lagi tersedia.
“Saya minta syarat itu tidak perlu, sehingga migrasi itu hanya dia bekerja saja, tapi domisili dia tetap di Ternate, sehingga tidak lagi dijadikan syarat warga bekerja disana,” ungkapnya.
Wali Kota sendiri menegaskan, sampai kini kinerja dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil belum maksimal, sehingga yang bersangkutan telah diusulkan ke Dirjen Dukcapil untuk diganti.
“Sampai sekarang kurang maksimal, jadi salah satunya pergerakan penduduk yang begitu cepat berkurang. Dan itu bagian dari evaluasi secara menyeluruh terkait dengan kepemimpinan (Dukcapil) disana,” tandasnya.
Untuk itu Wali Kota memastikan jabatan Kepala Dukcapil akan dievaluasi. “Kita lakukan evaluasi, dan teguran sebelumnya itu bagian dari catatan dan bagian dari mekanisme pembinaan,” tegasnya.(cim)

