DPRD Ternate Harap Kadinkes Hasil Seleksi Punya Kemampuan

TERNATE – Seleksi JPT Pratama di Pemkot Ternate untuk tiga jabatan yakni jabatan Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Diskomsandi saat ini tinggal diumumkan peserta yang lulus ke tiga besar, setelah melalui tahapan penulisan makalah dan tes wawancara. Untuk itu Komisi III mengingatkan agar mereka yang nantinya dipilih menduduki jabatan Kepala Dinas Kesehatan itu bebas dari intervensi pihak tertentu.

Sebab ada sejumlah tantangan yang menanti Kepala Dinas Kesehatan yang baru nanti, untuk itu dua peserta yang  saat ini bertarung pada jabatan Kepala Dinas Kesehatan yakni Fathiyah Suma dan Ali Akbar Taslim, dari Komisi III mempercayakan sepenuhnya ke pansel untuk menilai dengan harapan tidak diintervensi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate Anas U. Malik mengatakan, seleksi JPT Pratama untuk jabatan Kepala Dinas Kesehatan yang diikuti dua orang peserta, namun karena bidang kesehatan ini jadi layanan dasar sehingga Komisi III minta pansel yang melakukan seleksi Kadis Kesehatan sesuai dengan kemampuannya.

“Komisi III meminta kepada timsel melakukan seleksi Kepala Dinas Kesehatan itu sesuai dengan mekanisme dan persyaratan dan kemampuan karena ini terkait dengan pelayanan kesehatan,” katanya, pada Selasa (14/2/2023) kemarin.

Untuk itu Anas mengingatkan, agar dalam seleksi Kepala Dinas Kesehatan ini pansel tidak bisa diintervensi, sehingga nantinya Kepala Dinas Kesehatan yang dilantik adalah pejabat yang punya wawasan dan kemampuan terkait dengan pelayanan kesehatan.

“Di Ternate ini butuh peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih baik yang didapat oleh masyarakat Ternate, sehingga itulah butuh kadis kesehatan yang betul-betul punya kemampuan, visi kedepan yang bisa mendorong agar pelayanan kesehatan,” sebutnta.

Kedepannya pejabat yang nantiny ditunjuk sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Anas menyarankan harus punya kemampuan agar puskesmas di Ternate semuanya harus BLUD, kemudian peningkatan pelayanan rumah sakit Kota Ternate, pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di tiga kecamatan, yang bersangkutan juga harus mampu memastikan bahwa sarana prasarana dan fasilitas di tiga pulau terluar bisa terpenuhi.

“Itu jadi tantangan kedepan, sehingga kita berharap Kadis Kesehatan kedepan nanti tidak ada intervensi pihak manapun, sehingga timsel dapat menggunakan kewenangan yang dimiliki,” tandasnya.(cim)