ASN dan PTT di Halteng Terlibat Politik Langsung Dicopot

Pj Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji

WEDA – Penjabat Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji mengultimatum seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) dan PTT (Pegawai Tidak Tetap) agar tidak terlibat politik praktis.

 “Jadi saya minta semua OPD mulai dari pimpinan sampai PTT screening itu Facebook,” tegas Ikram.

Kalau ada yang masih berpolitik dicopot dari jabatan atau dipecat dari PTT. Pasalnya dirinya akan komitmen dan konsisten, bekerja all-out untuk Halteng. “ Buktinya, seminggu ini saya sakit, tapi apakah saya di rumah? Tidak! Saya jalan kiri kanan. Untuk siapa? Untuk Halteng, sakit pun saya tidak merasakan sakit. Yang lain asik berpolitik,” pungkasnya. “Apa-apaan, kapan daerah ini maju kalau ASN nya seperti ini,” ketusnya.

Dia meminta kepada Sekda, termasuk Kadis Infokomsandi untuk melakukan screening Facebook. Media sosial apapun harus di screening. “Apabila kedapatan ada yang berpolitik saya copot, PTT diberhentikan,” tukasnya.

Dia mengaku tidak ada hubungan dengan kelompok apapun di Halteng. Tidak ada hubungan dengan partai apapun disini. 

“Mungkin usia saya lebih mudah dari OPD, tapi pangkat dan golongan saya sudah tinggi. Jabatan sudah saya lalui semuannya, baik dari Kabupaten, Provinsi sampai Pusat. Jadi saya udah tahu, satu langkah OPD, saya tahu maksudnya apa,” akunya.

Dia meminta Jangan terlena, asik berpolitik dalam birokrasi dan tidak bisa menikmati hasil dari sumberdaya ini, itu yang dia takutkan. “Kita asik berpolitik dalam birokrasi, kita lupa apa yang selama ini kita lakukan dan siapa menikmati, orang lain yang menikmati SDA yang diambil dari Halteng,” tandasnya. (udy)