5 Jam Tergenang Banjir, Kondisi 4 Desa di Oba Sudah Normal

OBA Hujan deras disertai angin kencang yang melanda daratan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara pada Sabtu (8/4/2023) pukul 05.00 WIT menggenangi pemukiman warga di 4 desa, hal ini dibenarkan Kapolsek Oba IPTU Safra Djohra.

Kapolsek mengatakan, pada Sabtu tanggal 8 April 2023 sekira pukul 00.30 sampai dengan pukul 04.30 WIT dinihari telah terjadi hujan deras yang disertai dengan angin kencang yang mengguyur Kecamatan Oba.

Menurutnya, akibat hujan yang mengguyur kurang lebih lima jam dan sekitar pukul 05.00 WIT banjir mulai menggenangi pemukiman warga di beberapa desa yang berada di Kecamatan Oba diataranya Desa Tului, Desa Talagamori, Desa Bale dan Desa Koli.

“Banjir yang menggenangi pemukiman warga di desa Tului dan Desa Talagamori akibat meluapnya air dari kali Tului sedangkan untuk Desa Bale dan Desa Koli akibat meluapnya air dari kali Bale,” kata Kapolsek.

Banjir Genangi Rumah Warga

Hingga pukul 07.40 sampai pukul 09.10 WIT pagi banjir menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian kurang lebih 60-70 cm atau setinggi lutut orang dewasa.

“Sampai pada pukul 10.30 WIT air sudah mulai surut sehingga masyarakat dapat membersihkan rumahnya dari genangan air banjir tersebut,” ungkapnya.

Adapun jumlah rumah di beberapa Desa Kecamatan Oba yang digenangi air akibat dari meluapnya air kali, yaitu Desa Tului, kurang lebih sekitar 5 rumah yang berada di desa induk dan ditambah dengan 50 rumah yang berada di perumahan 50, Desa Talagamori, kurang lebih 7 rumah, Desa Bale kurang lebih 37 rumah dan Desa Koli kurang lebih 15 rumah.

Akibat dari hujan deras yang disertai dengan angin kencang itu juga mengakibatkan pemadaman listrik dari pukul 05.00 wit sampai dengan 17.30 Wit, selain itu juga jaringan telepon seluler pun tidak ada atau hilang sekitar dari pukul 05.00 sampai 19.30 Wit.

“Kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Sementara itu sejumlah warga terdampak banjir mengaku kejadian tersebut merupakan bencana alam yang sering terjadi pada saat hujan deras.*

Pewarta: Amirudin
Editor    : Amirudin