BOBONG – Angin puting beliung menerjang Kabupaten Pulau Taliabu pada Selasa (11/07/2023) kemarin tepatnya di Desa Bapenu, Kecamatan Taliabu Selatan. Akibatnya, puluhan rumah warga rusak.
Informasi yang dihimpun Fajar Malut, sebanyak 21 rumah warga di Desa Bapenu, mengalami kerusakan ringan maupun berat akibat terjangan angin puting pada sekitar pukul 06.00 WIT pagi kemarin. “Angin puting beliung terjadi pada pukul 06.00 WIT pagi tadi (kemarin,red),” ungkap Kepala Desa Bapenu, Junaidi ketika dihubungi.
Hingga saat ini, kata dia, warga Desa Bapenu masih berwaspada dengan ancaman puting beliung susulan. Pemerintah desa setempat bergotong royong membantu warga terdampak.
Ia berharap, pemerintah daerah memberikan perhatian untuk meringankan beban warga terdampak atas peristiwa itu.
Adanya putting beliung ini dibenarkan Kapolres Pulau Taliabu, AKPB Totok Handoyo. Dia mengatakan, angin puting beliung tersebut terjadi bersamaan dengan curah hujan yang begitu tinggi.
“Pada Selasa 11 Juli 2023, sekitar pukul 06.00 WIT, akibat curah hujan tinggi, terjadi angin puting beliung di Desa Bapenu Kecamatan Taliabu Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu, yang mengakibatkan 21 rumah warga mengalami kerusakan berat,” ungkapnya.
Menurut Totok, kerusakan yang parah yakni pada atap rumah, yang hampir keseluruhan diterbangkan angin. “Hingga sekarang, warga Desa Bapenu masih waspada dengan ancaman puting beliung susulan,” katanya.
Warga, katanya juga bergotong royong untuk membantu memperbaiki rumah yang terkena angin puting beliung. “ Tidak ada korban jiwa dalam bencana angin puting beliung,” tandasnya.
Pewarta : Ramlan/Brongen
Editor : Zulkifli Hi Saleh

