TERNATE – Tim gugus percepatan penanganan Covid-19 Maluku Utara (Malut) mengklaim jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengalami penurunan. Sedangkan untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penambahan.
Juru bicara tim gugus percepatan penanganan Covid-19 Malut, dr. Alwia Assagaf mengatakan, hingga Jumat (8/5). Jumlah OTD mengalami penurunan signifikan sebanyak 56 orang dikarenakan telah selesai masa pemantauan selama 14 hari. Kemudian untuk kasus ODP ada pengurangan secara kumulatif pada proses pemantauan sebanyak 13 orang karena selesai masa pemantauan selama 14 hari. Sedangkan untuk kasus PDP ada penambahan sebanyak 1 orang dari Kabupaten Halmahera selatan (Halsel).
Dikatakan, berdasarkan hasil pengolahan data di pusat data dan informasi, Gugus tugas covid-19 maluku utara, yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten/kota, dan KKP kelas III ternate tercatat jumlah OTG saat ini sebanyak 464. Kemudian jumlah ODP sebanyak 135 orang, jumlah PDP sebanyak 10 orang.
Untuk status terkonfirmasi positif virus corona masih sama dengan kemarin yakni sebanyak 50 orang, dengan jumlah kasus sembuh sebanyak 5 orang. Kata dia, untuk yang melaksanakan rapid test sampai dengan hari ini sebanyak 2.673 orang, dan didapatkan hasil 148 orang reaktif yaitu 66 OTG, 39 ODP, 6 PDP dan 37 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit. “Sedangkan 2.525 orang dengan hasil rapid test non reaktif,” katanya.
Saat ini yang sementara dirawat di RSUD Chasan Boesoirie sebanyak 12 kasus positif corona termasuk 1 konfirmasi demak, 3 orang kasus PDP dan 3 orang ODP. “Dan yang menjalankan karantina di sahid hotel sebanyak 55 orang dengan rincian 26 pasien terkonfirmasi positif, 18 OTG, 6 ODP, 1 PDP, dan 4 pelaku perjalanan,” katanya lagi.“Pada saat ini pemeriksaan laboratorium yang sementara on proses sebanyak 32 spesimen baru. Dengan rincian 10 OTG, 12 ODP, 4 PDP dan 6 pelaku perjalanan,” sambungnya. (nas)


Berikan Komentar pada "Kasus OTG dan ODP Menurun, PDP Bertambah"