TERNATE – Pemkot Ternate dalam waktu dekat ini akan melakukan seleksi terbuka atau lelang terbuka terhadap dua jabatan JPT Pratama (eselon II) yang mengalami kekosongan. Untuk pengisian JPT Pratama tersebut, Pemkot Ternate melalui BKPSDM menargetkan pada Oktober bulan depan pansel untuk seleksi terbuka terhadap dua JPT sudah terbentuk.
Kepala BKPSDM Kota Ternate Samin Marsaoly mengatakan, seleksi terbuka akan dilakukan pada jabatan yang mengalami kekosongan, dan bagi ASN yang hendak mengikuti seleksi terbuka tersebut mereka harus memenuhi syarat sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria (NSPK).
“Ini seleksi terbuka jadi tidak hanya pegawai di Pemerintah Kota Ternate saja yang bisa ikut, sehingga kami juga berharap nantinya ada animo yang tinggi dari ASN di Provinsi Maluku Utara,” katanya, kemarin.
Menurut Samin, pada seleksi terbuka (selter) kali ini akan dilakukan pada dua jabatan yang mengalami kekosongan yakni jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan jabatan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).
Dia memastikan, panitia seleksi untuk seleksi terbuka pada dua jabatan itu akan terbentuk pada awal Oktober bulan ini depan. “Sehingga pada akhir tahun ini jabatan ini sudah terisi, sehingga pada tahun 2024 itu sudah bisa melaksanakan program,” ungkapnya.
Sementara untuk mengisi kekosongan jabatan pada Asisten I pasca pensiunnya Muhdar Din kata dia, untuk jabatan tersebut nantinya akan diisi oleh 6 JPT hasil uji kompetensi beberapa waktu lalu, yang saat ini masih menunggu rekomendasi dari KASN.
“Kalau untuk jabatan Kepala Disperindag itu dia berbeda dengan lain karena dikenakan hukuman disiplin, jadi kemungkinan akan dikembalikan tapi kita berharap sebagaimana ketentuan dia 6 bulan,” sebutnya.
Terkait jabatan Sekda sendiri lanjut Samin, untuk pelaksanaan seleksi pada jabatan Sekda ini melibatkan banyak pihak sehingga saat ini pihaknya masih menyusun rencana dokumen lelang.
“Jadi sementara masih disusun karena kita harus menyesuaikan dengan waktu para pejabat di Provinsi yang akan menjadi pansel. Karena dalam tahapannya paling lambat tiga bulan kita sudah lakukan lelang untuk Sekda,” jelasnya.
Namun sebelum proses lelang jabatan Sekda, pihaknya akan lebih dulu mengusulkan Pj. Sekda Kota Ternate, sebab dalam ketentuan menurut Samin, jabatan Plt. Sekda yang kini dijabat Abdullah H. M. Saleh dalam ketentuan tidak bisa lebih dari satu bulan.
“Setelah Pj. Sekda ada kita punya waktu tiga bulan, sehingga kita berharap semuanya bisa berjalan lancar sehingga kita berharap paling lambat di awal 2024 sudah ada Sekda defenitif,” tegasnya.*
Editor : Hasim Ilyas

