TERNATE – Pada Senin (9/10/2023) kemarin Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman melakukan launching Kelurahan Kayumerah, Ternate Selatan sebagai kampung Moderasi melalui program Moderasi Beragama. Kegiatan ini sendiri dipusatkan di Kelurahan Kayu Merah yang dihadiri sejumlah instansi teknis dan Lurah.
Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dalam sambutannya mengatakan, kehadiran semua pihak pada kegiatan tersebut sebagai sebuah momentum yang luar biasa, untuk sebuah langkah maju yang signifikan dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan damai.
Menurutnya, Kampung Moderasi Beragama adalah refleksi dari semangat gotongroyong, toleransi, dan kebersamaan yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Ternate.
“Kita mengakui bahwa keberagaman merupakan anugerah luar biasa yang harus dijaga, dirawat, dan dipelihara dengan baik,” katanya.
Lanjut dia, Kota Ternate, sebagai kota yang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal dan sejarah yang kaya, mempunyai tanggung jawab untuk menjadi teladan dalam menerapkan prinsip moderasi beragama.
“Melalui Kampung Moderasi Beragama, kita ingin membangun komunitas yang memegang teguh prinsip- prinsip moderasi, dialog, dan saling pengertian antar umat beragama. Dalam konteks ini, kami mengajak seluruh komponen masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan organisasi masyarakat untuk bersatu padu dalam menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis,” ungkapnya.
Dikatakan Wali Kota, pentingnya membangun kampung moderasi beragama terletak pada terciptanya ruang dialog terbuka, tempat bertukar pikiran, serta mencari solusi bersama terkait isu-isu keberagaman. Dengan begitu, lanjut Wali Kota, dapat menangkal potensi radikalisme, ekstremisme, dan intoleransi yang dapat mengancam kedamaian dan persatuan kita sebagai bangsa.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengoptimalkan peran serta dalam menjalankan prinsip moderasi beragama. Mari kita tinggalkan perbedaan dan fokus pada hal-hal yang mengikat kita sebagai manusia, yaitu kebersamaan, cinta kasih, dan perdamaian,” pintanya.
Dia mengungkapkan, dalam kerangka pembangunan yang berkelanjutan, di sadari bahwa keberagaman merupakan kekayaan yang harus dijaga dan dikelola dengan bijaksana. Karena Ternate, sebagai kota yang multikultural, memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, harmonis, dan penuh toleransi.
“Kelurahan Kayu Merah telah dipilih dan diakui sebagai Kampung Moderasi Beragama. Ini adalah langkah luar biasa dalam mewujudkan cita-cita bersama untuk membangun masyarakat yang damai, sejahtera, dan penuh rasa persatuan. Moderasi beragama bukanlah hanya sebuah program, tetapi juga gaya hidup yang membentuk karakter masyarakat,” tandasnya.
Dikesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen masyarakat Kayu
Merah, termasuk para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, yang telah berkomitmen untuk mewujudkan visi bersama ini.
“Semangat gotong-royong, kebersamaan, dan saling pengertian adalah kunci keberhasilan program moderasi beragama ini. Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga keharmonisan dan keberagaman di tengah tengah kita. Saya berharap Kelurahan Kayu Merah akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan moderasi beragama sebagai landasan bagi perkembangan masyarakat yang beradab dan berkeadilan,” tutupnya*
Editor : Hasim Ilyas

