Pemkot Ternate Disebut Tidak Serius Manfaatkan Plaza Gamalama

Anas U. Malik
Anas U. Malik

TERNATE- Pemanfaatan plaza gamalama modern yang sampai tak kunjung dimanfaatkan disesalkan Komisi III DPRD Kota Ternate, sebab bangunan yang dibangun dengan system multi years yang menghabiskan anggaran mencapai 92  miliar dan selesai dibangun serta diresmikan pada 2021 lalu sampai kini tidak ada pemanfaatannya, hal ini disebut akibat dari karena Pemkot Ternate yang tidak serius untuk memanfaatkan bangunan tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate Anas U. Malik menyebut, pembangunan plaza gamalama modern ini menelan anggaran yang cukup besar sehingga pihaknya berharap segera dimanfaatkan, sebab jika itu tidak dilakukan nantinya akan berdampak pada kerusakan asset daerah yang nilai mencapai puluhan miliar tersebut.

“Saya melihat tidak ada perawatan kemudian, tidak dilakukan pengawasan. Hal ini sangat disesalkan kalau asset yang begitu besar dan bernilai kemudian tidak dimanfaatkan,” katanya, pada Senin (11/12/2023).

Untuk itu Anas meminta, Pemkot untuk serius mencarikan solusi agar bangunan tersebut dimanfaatkan, sebab dengan dimanfaatkannya plaza gamalama maka akan bisa terawat.

“Kan bangunannya sudah dibangun, tinggal dimanfaatkan saja,” pintanya.

Dia mengatakan, pihaknya melihat kurang lebih 3 tahun sejak bangunan itu diresmikan pada awal 2021 kemarin, hingga kini tidak digunakan.

“Jadi tidak ada keseriusan Pemerintah Kota Ternate karena sudah 3 tahun tidak dimanfaatkan,” kesalnya.

Solusinya kata dia, Pemkot Ternate harus lebih serius mencari pihak ketiga untuk memanfaatkan asset tersebut, karena dalam perencaan dan sudah selesai dibangun sejak 3 tahun lalu, maka tugas Pemkot sekarang adalah memanfaatkan sehingga ada kontribusi terhadap PAD.

Dia bahkan menyarankan, jika tidak ada pihak ketiga yang tertarik untuk berinvestasi di plaza gamalama modern maka Pemkot dapat membicarakan secara internal agar bangunan tersebut dikelola oleh Pemkot sendiri.

“Salah satu alternative ya pemerintah sendiri memanfaatkannya, dan itu salah satu solusi kalau tidak ada pihak ketiga,” tegasnya.*

Editor : Hasim Ilyas