Hutang Pemkot Ternate Puluhan Miliar

TERNATE – Puluhan miliar hutang Pemkot Ternate yang terbawa dari tahun 2023 lalu, akibat tidak ada ketersediaan dana yang cukup di kas daerah saat akhir tahun sehingga tidak mampu membayar sejumlah program dan kegiatan Pemkot Ternate yang sudah dilaksanakan.

Namun Pemkot menjamin hutang itu akan segera terbayar setelah pihaknya menyurat ke Kementrian Keuangan untuk menyalurkan dana sisa salur yang kini berada di rekening Bank Indonesia sebagai bendahara umum Negara sesuai dengan PMK nomor 19 tahun 2023.

Kepala BPKAD Kota Ternate Abdullah H. M. Saleh mengatakan, rapat TAPD yang dipimpin Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly untuk membahas program kegiatan yang tidak bisa dibayarkan pada tahun 2023 dan jadi hutang di tahun 2024.

“Dalam rapat itu Kabid Kasda sudah menyampaikan hutang kita yang harus dibayarkan baik itu belanja modal maupun belanja operasi, dimana untuk belanja modal 33 miliar sementara belanja operasi sudah termasuk TPG akan kita bayarkan dalam waktu dekat,” katanya, pada Rabu (10/1/2024).

Dikatakannya, untuk mempercepat proses pembayaran hutang maka saat ini dokumen sebagai syaray pencairan DBH Kurang Salur sudah disampaikan ke Kementrian Keuangan.

“Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama sudah akan dicairkan, bahkan saya sudah perintahkan Kabid Kasda untuk berangkat langsung ke Kementrian,” ungkapnya.

Menurutnya, total hutang mencapai puluhan miliar lebih, namun hutang yang ada itu akan segera dibayarkan setelah dananya sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD) dan telah terinput dalam system.*

Editor : Hasim Ilyas