TERNATE– Hutang Pemkot Ternate tahun 2023 lalu, diupayakan pembayarannya dilakukan pada pekan ini. Jika telah melalui seluruh tahapan dan mekanisme yang telah diatur.
Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly menyebutkan, berkaitan dengan pembayaran hutang Pemkot Ternate tahun 2023 lalu, maka pada Selasa (23/1/2024) ini TAPD akan menggelar rapat dengan DPRD Kota Ternate.
“Saya sudah mengecek melalui Kepala BPKAD, yang kebutulan sudah mengecek ke Pusdatin Kemendagri,” katanya, pada Senin (22/1/2024).
Menurutnya, dari penjelasan Kepala BPKAD tersebut menyebutkan pada hari Rabu besok sudah akan dibuka akses link pada system aplikasi SIPD-RI, untuk menginput daftar hutang tahun 2023 lalu.
Bahkan kata dia, hal ini berlaku di seluruh Indonesia, sehingga dengan begitu pada Rabu besok juga sudah bisa dilakukan penginputan hutang, yang nantinya memudahkan Pemkot Ternate untuk menerbitkan Perwali pada Kamis besok sehingga di Jumat akhir pekan hutang tahun 2023 sudah bisa dibayar.
“Kalau uang untuk bayar hutangnya ada, jadi kita tinggal menunggu itu saja. Jadi kalau aplikasinya sudah dibuka dan telah diinput maka kami targetkan sudah bisa dibayar pada hari Jumat hutang tersebut,” jelasnya.
Berkaitan dengan Bank penyalur lanjut Rizal, pihaknya sudah menyambangi Bank BSI meminta agar bisa menyiapkan host to host dengan BPRS Bahari Berkesan, karena dalam system SIPD-RI yang ada ini mengharuskan ada salah satu Bank Nasional dan Pemkot masih menggunakan Banks BSI, meski begitu Bank Maluku masih tetap dijadikan sebagai rekening kas umum daerah.
“Kita berharap semua instrument ini untuk mempercepat proses, termasuk bayar hutang. Dengan total hutang mencapai 50 miliar,” tegasnya.*
Editor : Hasim Ilyas
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

