SOFIFI – Puluhan ASN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) meluapkan kekecewaannya dengan menghamburkan sampah beserta tempatnya dari lantai 4 hingga lantai 1 kantor Gubernur di Sofifi, Senin (04/03/2024).
Mereka kecewa lantaran tunggakan tambahan penghasilan pegawai (TPP) November dan Desember 2023 tidak kunjung dibayar. Bahkan, beredar kabar bahwa akan dihapus. Tak hanya itu, TPP Januari – Februari 2024 hingga saat ini juga belum ada kejelasan waktu pembayarannya.
Mereka telah meminta penjelasan bendahara dan atasannya namun jawabannya tidak seperti yang diharapkan.
“Kami sudah sampaikan kepada mereka pemegang kebijakan, tapi tidak ada jawaban yang sesuai. Makanya aksi spontan ini terjadi,” ujar salah satu ASN
ASN Pemprov Malut berharap Plt. Gubernur, Al Yasin dapat mengambil sikap dengan memerintahkan kepala BPKAD menyelesaikan tunggakan TPP. “Ini jelang Ramadan, kami berharap ada kepastian dari pak Gubernur dan keuangan (BPKAD),” ucapnya.

