TERNATE – Penentuan siapa yang nantinya akan dicalonkan Partai Golkar pada Pilkada serentak tahun 2024, berdasarkan pada hasil survey yang dilakukan. Hasil survey tersebut nantinya jadi dasar bagi Partai Golkar untuk merekomendasikan di Pilkada.
Sekretaris DPD Partai Golkar Malut Arifin Djafar mengatakan, pihaknya di DPD Partai Golkar Provinsi seluruh Indonesia baru menerima surat dari DPP Partai Golkar dengan nomor: B-1138/GOLKAR/IV/2024 terkait dengan Pemberitahuan tahapan penjaringan calon kepala daerah/ calon wakil kepala daerah dari Partai Golkar pada PILKADA serentak tahun 2024. Dimana kata dia, pada surat DPP Partai Golkar tersebut ditujukan kepada Ketua/Plt. Ketua DPD Partai Golkar Provinsi dan Kabupaten/Kota se Indonesia.
“Dalam isi surat ini DPP Partai Golkar mempertegas bahwa tidak ada lagi penjaringan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dilaksanakan di tingkat Provinsi untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, maupun Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota untuk seluruh kabupaten/kota di Indonesia,” katanya, pada Senin(22/4/2024) kemarin.
Menurutnya, sesuai surat tersebut ada tahapan yang bakal dilalui yakni melalui survey, dimana survey tahap pertama dilaksanakan pada 15 sampai 30 April 2024, kemudian dilanjutkan dengan presentase survey tahap pertama yang dilaksanakan pada 1 sampai 31 Mei 2024 oleh lembaga survey yang ditunjuk.
“Jadi ada sebanyak 14 lembaga survey yang ditunjuk untuk melaksanakan survey calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Partai Golkar, untuk Maluku Utara ditunjuk lembaga survey Indikator Politik Indonesia,” ungkapnya.
Sementara pada survey tahap kedua kata dia, akan dilaksanakan pada 15 sampai 30 Juni 2024, kemudian survey tahap ketiga akan dilaksanakan pada 10 sampai 25 Agustus 2024.
“Jadi pada bulan Agustus juga akan dilakukan penetapan rekomendasi calon kepala daerah dari Partai Golkar di seluruh Indonesia termasuk Maluku Utara untuk calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada 10 kabupaten/kota,” sebutnya.
Dikatakan Arifin, bakal calon yang nanti di survey ada mereka yang sudah pernah mengantongi surat tugas dari DPP Partai Golkar berdasarkan penjaringan DPD Partai Golkar Malut dan hasil rakerda dari setiap kabupaten/kota. Bahkan bakal calon yang disurvey nanti juga sudah ada.
Dimana untuk Provini Maluku Utara yang dilakukan survey sebanyak 6 orang, kemudian Kota Ternate sebanyak 6 orang, Kota Tidore Kepulauan 3 orang, Halmahera Barat 4 orang, Halmahera Timur 2 orang, Halmahera Utara 2 orang, Halmahera Tengah 3 orang, Halmahera Selatan 3 orang, Taliabu 4 orang, Kepulauan Sula 5 orang dan Pulau Morotai 3 orang.
“Nama-nama yang akan di survey nanti sama dengan sebelumnya tidak ada perubahan. Jadi kandidat yang disurvey diberikan penugasan khusus untuk melakukan konsolidasi dengan kontituen maupun dengan partai yang akan berkoalisi. Dan untuk Kota Ternate pak Tauhid Soleman salah satu nama yang masuk dalam survey yang dilakukan Partai Golkar,” tutupnya.*
Editor : Hasim Ilyas

