TERNATE – Pada Minggu (26/5/2024), Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman, didampingi ketua dan komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate menyerahkan bantuan sosial kepada korban kebakaran di Kelurahan Bastiong Karance, Kecamatan Ternate Selatan. Penyerahan bantuan kepada warga korban kebakaran Bastiong Karance dihadiri sejumlah pimpinan OPD serta warga sekitar lokasi kebakaran.
Bantuan yang diserahkan Wali Kota ini berupa uang tunai melalui program BAZNAS Ternate Peduli itu, diserahkan kepada enam Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban musibah kebakaran di Bastiong Karance.
Berdasarkan data assesmen BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Ternate, korban kebakaran di Kelurahan Bastiong Karance sebanyak 6 unit rumah dengan rincian 3 rumah rusak berat dan 3 bangunan rusak ringan. Dimana, dana yang digunakan untuk bantuan tersebut bersumber dari Zakat, Infaq dan Sedekah dengan nominal yang berbeda, tergantung hasil asesmen dari Baznas Tanggap Bencana.
Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman menyampaikan, pihaknya turut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu di Kelurahan Bastiong Karance.
“Musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari yang lalu bersamaan itu, saya berada di luar daerah, untuk mengantar para Jamaah Calon Haji. Namun saya juga memonitor secara berkala peristiwa tersebut, dan saya minta kepada Dinas Kebakaran, BPBD dan Dinas Sosial, Camat serta Lurah untuk betul-betul tanggap,” kata Wali Kota
Pemerintah Kota Ternate, lanjut Wali Kota memiliki kewajiban untuk memperhatikan warganya yang mengalami musibah, “Kalau tidak salah pada dua hari lalu, ada penyerahan bantuan sembako oleh Sekda yang mewakili saya. Dan hari ini, saya hadir secara langsung bersamaan dengan bantuan BAZNAS, dan alhamdulillah saya sendiri yang menyerahkan bantuan itu,” terang Wali Kota.
Dikatakan Wali Kota, Pemkot Ternate melalui Dinas Pendidikan juga telah melakukan pendataan terhadap korban kebakaran yang anaknya masih sekolah. “Termasuk juga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk segera membuat dokumen kependudukan bagi korban kebakaran,” sebutnya.
Dia menyebut, musibah merupakan sesuatu hal di luar dugaan, sebagaimana dialami Wali Kota pada tahun 2001.
“Tentunya saya juga mengalami hal yang sama, rintangan yang sama, seperti Ibu/bapak mengalami hari ini. Sehingga, kita harus berdoa, semoga Allah memberikan keluasan agar, bapak Ibu mendapatkan rezeki, agar bisa bersama-sama kita membangun kembali rumah yang telah terbakar,” ungkapnya.
Dikesempatan itu, Wali Kota juga berpesan agar korban kebakaran Bastiong Karance lebih tabah dan sabar menghadapi musibah ini.*
Editor : Hasim Ilyas

