TERNATE – Pemerintah Kota Ternate tahun ini mengalokasi anggaran sebesar Rp.4 miliar untuk perbaikan drainase Kecamatan Ternate Selatan, dan kelurahan Bastiong Karance sebagai prioritas.
Kepala Dinas PUPR Kota Ternate Risval Tribudiyanto dikonfirmasi Senin (8/6) melalui telepon seluler menyebutkan, ada anggaran sebesar Rp.4 miliar, namun dengan adanya wabah covid-19, maka kemungkinan anggaran tersebut digeser.
“Tapi lebih jelasnya mungkin boleh ditanyakan ke Sekda selaku ketua TAPD atau Kaban Keuangan, pada dasarnya PUPR siap saja menjalankan, namun tentunya itu keputusan TAPD yang sudah mempertimbangkan berbagai aspek keuangan daerah,” tegas dia.
sebelumnya, akibat hujan deras yang mengguyur Kota Ternate Senin dini hari menyebabkan sejumlah wilayah di Kota Ternate kebanjiran, termasuk 3 RT di kelurahan Bastiong Karance. ketiga RT adalah RT 06, 07 dan 08.
Hal ini terjadi lantaran saluran drainase yang dibangun sejak puluhan tahun lalu itu, tak mampu menampung debit air hujan, bahkan genangan ini setiap waktu terjadi dan telah dikeluhkan. Bahkan hujan yang terjadi Senin dini hari mengakibatkan banyak alat elektronik, perabot rumah tangga milik warga mengalami rusak. “Karena genangannya sampai dalam rumah, kita sudah berulang kali menyampaikan ini, tapi belum ada itikad dari pemerintah untuk memperbaiki,” kata ketua RT 07 Thaib. (cim)

