WEDA – Harga cabai dan telur di awal tahun 2025 ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Fluktuasi harga bumbu dapur di Pasar Rakyat Weda itu tertinggi adalah harga rica (cabai) nona dan telur ayam yang masing-masing dijual seharga Rp 80.000 per kilogram.
Harga Rica nona meningkat tajam hingga 33 persen dibandingkan harga rata-rata bulan sebelumnya, sementara telur ayam mengalami lonjakan akibat tingginya permintaan selama perayaan Natal.
Harga bahan pangan lainnya, seperti bawang merah, bawang putih, dan rica keriting tercatat stabil di kisaran harga Rp 60.000 per kilogram.
Faktor pemicu kenaikan harga dipengaruhi oleh dinamika pasokan barang dari produsen ke pasar lokal. Seorang pedagang mengatakan, fluktuasi harga sangat bergantung pada jumlah barang yang masuk ke pasar.
“Jika stok barang sedikit, harga pasti naik. Sebaliknya, jika stok melimpah, harga akan cenderung turun,” jelasnya.
Selain itu, kenaikan harga telur ayam didorong oleh lonjakan permintaan saat Natal dan Tahun Baru. Sementara itu, bawang merah, bawang putih, dan tomat cenderung stabil karena pasokan yang memadai.
Diketahui, dampak ekonomi fluktuasi harga pangan ini berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, terutama pada komoditas yang mengalami kenaikan signifikan seperti rica nona dan telur ayam. “Olehnya itu, konsumen diharapkan lebih selektif dalam berbelanja, sementara pemerintah diimbau untuk memastikan kelancaran distribusi barang guna menstabilkan harga,” ujarnya.
Berikut rincian harga bahan pangan di Pasar Rakyat Weda per awal Januari 2025:
1. Cabai Kriting Rp60.000/kg.
2. Bawang Merah Rp60.000/kg.
3. Bawang Putih Rp60.000/kg.
4. Rica Nona Rp80.000/kg.
5. Tomat Rp18.000/kg.
6. Telur Ayam Rp75.000/kg.
Pewarta : Amirudin Ibrahim Editor : Mahmud Daya

