TERNATE – Pertandingan antara Barito Putera dan Malut United yang berlangsung di Stadion Demang Lehman, Martapura, pada Sabtu (8/3/2025) berakhir dengan skor imbang 1-1.
Hasil ini sebelumnya sudah diprediksi tim tamu Malut United, apalagi Barito Putera dalam trend positif. Namun hasil kerja keras para pemain patut diapresiasi.
“Seperti kami perkirakan sebelumnya, pertandingan melawan Barito Putera berjalan sulit bagi kami. Mereka sedang dalam tren yang positif. Kami memetik pelajaran di laga ini. Terima kasih kepada seluruh pemain Malut United yang sudah bekerja keras mendapatkan satu poin di markas Barito,” demikian pernyataan pelatih Malut United Imran Nahumarury, usai pertandingan.
Malut United pada laga kali melakukan sedikit perubahan di starting line-up. Pelatih Imran Nahumarury memainkan Jonathan Bustos dan Wahyu Prasetyo sejak awal laga.
Pertandingan berlangsung seru sejak wasit meniupkan peluit tanda laga dimulai. Kedua tim berani aksi jual-beli serangan dengan Barito banyak menekan sisi kiri pertahanan Malut.
Namun, Laskar Kie Raha berhasil lebih dahulu mengubah keadaan lewat sepakan Yance Sayuri saat laga baru berjalan 3 menit. Bustos yang mendapatkan bola di sisi kiri permainan Barito melepaskan operanĀ matang dengaan mengecoh pertahanan tuan rumah untuk dilesakkan Yance di depan kotak penalti lawan.
Skor menjadi imbang 1-1 di menit ke-38 ketika tembakan keras kaki kiri Matias Mier di dalam kotak gagal dibendung kiper Malut United, Dida. Di pertandingan ini, kiper Malut asal Brasil ini melakukan total 4 penyelamatan.
Di paruh pertama, Malut United berhasil melepaskan 4 tembakan dengan satu on target yang berbuah gol. Tuan rumah juga punya 4 peluang dan 2 mencapai target. Salah satu berbuah gol. Di babak kedua, skor tidak berubah walau kembali kedua tim memainkan aksi jual-beli serangan. Baik Malut dan Barito sama-sama memiliki 5 percobaan.
“Terima kasih kepada Barito, pertandingan yang seru. Kami semua bekerja keras, lawan benar-benar menyulitkan kami,” ungkap Chechu Meneses, bek Malut yang sempat menggunakan jersey Barito Putera saat paruh musim ini.
Baik Imran dan Chechu sama-sama mengatakan, raihan satu poin di markas Barito patut disyukuri.
“Gol Barito menjadi pekerjaan bagi kami bahwa tetap harus konsentrasi dan fokus pada pertandingan ketika wasit tidak meniup peluit. Ketika kami kehilangan momentum dan konsentrasi, langsung menjadi gol,” kata Imran.
Dari kubu tuan rumah, pelatih Barito Putera Vitor Goulart mengaku, pertandingan melawan Malut sangat sulit.
“Kami menghadapi lawan yang berat. Saat kehilangan bola, kami juga kehilangan konsentrasi,” ujarnya.
Pertandingan berikut bagi Malut United berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, menjamu Persita pada 12 Maret 2025 merupakan laga pekan ke 27 BRI Liga 1 musim 2024-2025.*
Editor : Hasim Ilyas

