TERNATE – Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara (Malut), dr. Alwia Assagaf mengungkapkan hingga Kamis (11/6) ada dua orang yang meninggal terpapar virus corona. Satu diantaranya adalah anggota Polres Halmahera Timur (Haltim).
Sebelum meninggal di ruang isolasi RSUD Chasan Boesoirie pukul 5.30 Waktu Ternate. dr. Alwia menyebut, pasien tersebut adalah pasien transmisi local yang pernah kontak erat dengan pasien (175) asal Haltim yang meninggal 2 Juni lalu.
“Yang meninggal dari Haltim itu anggota polisi, ini transmisi local, kontak erat dengan pasien (175) dari Haltim yang sebelumnya meninggal 2 Juni 2020, dan menurut informasi merupakan kontak erat dengan pasien yang dirujuk 8 yang juga dari Haltim, hasil kontak dengan pasien nomor 175,” jelasnya. Informasinya, anggota Polres Haltim yang meninggal terpapar corona tersebut berinisial (HS). Pasien ini sebelumnya dirawat di RSUD Maba, Haltim kemudian dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie pada Senin (8/6). Selain itu, ada juga 1 pasien dari Kabupaten Halmahera Barat (Halbar).
“Untuk tambahan pasien meninggal sebanyak 2 orang dari kabupaten Halbar dan 1 Kabupaten Haltim,” katanya. Sementara mengenai istri Gubernur dan Wali Kota Tidore Kepulauan yang sementara dirawat. dr. Alwia mengaku, keduanya dalam kondisi membaik. “Kondisi Ibu Gubernur dan bapak Walikota Tikep alhamdulillah dalam kondisi baik,” terangnya. (nas)

