PT. NHM Isolasi Kawasan Tambang Gosowong

PT. NHM

TOBELO – PT. Nusa Halmahera Minerals (PT. NHM) telah memberlakukan isolasi penuh kawasan tambang Gosowong pasca 38 karyawan terpapar Corona virus desiase (Covid 19).

Hal ini dilakukan management dalam upaya mempercepat pemulihan PT. NHM bebas dari Covid 19. Manajer Komunikasi PT. NHM Ramdani Sirait Minggu (14/6) mengatakan isolasi penuh kawasan tambang Gosowong dilakukan selama dua minggu  dimulai  Jumat (12/6). 

“Isolasi dilakukan dalam rangka memastikan kesehatan seluruh orang yang saat ini tinggal di dalam kawasan tambang,” terangnya.

Langkah yang diambil PT. NHM ini mendapat dukungan Pemkab Halut melalui Surat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kepada PT. NHM nomor 74/SATGAS Covid-19/Halut. Hal ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dalam kawasan tambang maka kegiatan keluar- masuk, roster dan pertukaran karyawan dari luar dan kedalam sementara dihentikan.

Ramdani menuturkan keluar maupun masuk kawasan tambang hanya diijinkan untuk aktivitas yang berkaitan dengan upaya penanggulangan Covid 19. Langkah lain juga yang dilakukan dengan melakukan rapid test kepada seluruh Karyawan PT. NHM dan mitra kerja yang berada dalam kawasan tambang. Sementara itu, Tim Medis RS Siloam Manado saat ini sudah berada di kawasan tambang untuk melakukan SWAB test bagi karyawan yang hasil rapid test reaktif serta melakukan tracking kepada orang yang melakukan kontak dengan pasien positif.

Untuk  karyawan yang positif di tempat karantina di Tobelo hari ini (minggu) telah dilakukan verifikasi Swab test kedua. Langkah yang dilakukan merupakan dari manajemen PT. NHM dalam pelayanan kepada karyawan dan mendukung seluruh karyawan atas hasil rapid test dan Swab. 

Jika karyawan yang hasil rapid test reaktif akan disiapkan tempat isolasi yang sedang disiapkan, dan bagi yang hasil Swab positif akan dilakukan karantina kerjasama dengan Satgas Covid-19 Halut. (fer)