TERNATE – Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Kebudayaan Kota Ternate mengikuti Rapat Koordinasi Kepesertaan JKPI dan Technical Meeting sekaligus Peninjauan Venue Rakernas XI JKPI di Yogyakarta yang diselenggarakan secara daring (zoom meeting) pada Kamis (15/5/2025) pagi tadi.
Dimana, peserta yang ikut berpartisipasi dalam zoom meeting tersebut berjumlah lebih dari 104 orang peserta yang berasal dari daerah-daerah anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia.
Berbagai usulan yang disampaikan dalam rapat koordinasi tersebut disampailan oleh Kepala Dinas Kebudayaan yang didampingi Sekretaris Dinas dan Plh. Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Ternate.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate Dr. Muslim Gani mengatakan, pihaknya telah memaparkan dua hal penting yang disampaikan dalam pertemuan tersebut diantaranya.
Pertama, perlu adanya perhatian bersama dalam agenda Rakernas JKPI di Kota Yogyakarta tentang isu Jalur Rempah terlebih daerah-daerah anggota JKPI yang umumnya memiliki warisan sejarah sebagai bagian dari jalur rempah nusantara.
Lanjut Muslim, kemudian kedua, perlunya apresiasi kepada pihak penyelenggara terhadap berbagai bentuk partisipasi peserta dalam ajang gelaran Rakernas nanti, seperti kategori-kategori tertentu kepada peserta karnaval budaya, expo dan lainnya.
Muslim menyebut, pihaknya juga dalam rapat tersebut menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota Ternate untuk hadir dalam setiap rangkaian Rakernas JKPI tersebut, dan juga mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk membangun jejaring dan kerjasama ketika kehadiran Wali Kota Rotersdam Belanda sebagai pembicara di seminar Internasional JKPI Yogjyakarta pada bulan Agustus mendatang.
Pemkot sendiri kata Muslim, siap tampil di kegiatan expo dengan tematik kota rempah dengan membawa produk kemasan rempah sebagai wujud promosi dan penguatan city branding Ternate Kota Rempah.
“Untuk Kota Ternate sangat siap, nantinya akan dimatangkan pada pertemuan lanjutan pada tanggal 23 Mei 2025 di Kota Yogyakarta sekaligus peninjauan venue lokasi seluruh rangkaian kegiatan,” tutupnya.*
Editor : Hasim Ilyas

